Sabtu, 11 April 2026

Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Bandung Capai Rp160 Ribu per Kilogram, Beras Masih Stabil

Sepekan jelang Ramadan, harga cabai, bawang, ayam, dan daging sapi di Pasar Kosambi Bandung naik signifikan. Simak daftar harga terbaru

Penulis: Nappisah | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
PEDAGANG SAYURAN - Seorang pedagang di Pasar Kosambi, Kota Bandung saat merapikan dagangannya. Sepekan jelang puasa, harga cabai, bawang, ayam, dan daging sapi di Pasar Kosambi Bandung naik signifikan. Simak daftar harga terbaru dan penyebab kenaikannya. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sepekan menjelang Ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mulai merangkak naik. 

Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai dan bawang. 

Yati, pedagang sayuran di Pasar Kosambi, menyebut harga cabai kini mencapai Rp60.000 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp40.000. 

“Naiknya hampir Rp20.000 per kilo,” ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Kamis (12/2/2026). 

Menurut Yati, kenaikan terjadi pada berbagai jenis cabai, termasuk cabai tanjung. 

Selain itu, harga bawang merah dan bawang putih juga ikut merangkak naik. 

Baca juga: Harga Cabai Setan di Cirebon Tembus Rp100 Ribu, Pemkab Cirebon Akan Buat Pasar Murah

“Bawang merah, bawang putih juga Rp50.000. Kalau bawang kriting sekitar Rp50.000- Rp60.000,” katanya.

Sementara untuk sayur-mayur lain, Yati menyebut harganya relatif normal.

 Ia menduga kenaikan bukan dipicu faktor cuaca, melainkan persoalan distribusi dan kondisi pasokan.

 “Bukan karena cuaca, Ramadan atau Imlek. Kenaikan sudah lama karena kan ada Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sananya sudah mahal. Sebagai pedagang, mau beli bahan kemahalan, kalau engga beli engga bisa jualan," imbuhnya. 

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi. Aa mengatakan harga daging kini berada di kisaran Rp160.000 per kilogram. 

Meski demikian, ia mengaku belum menaikkan harga jual secara signifikan kepada pelanggan.

“Sudah naik, tapi belum berani menaikkan harga,” katanya.

 Ia menyebut para pedagang berupaya menjaga kekompakan agar lonjakan harga tidak terlalu membebani pembeli, terutama menjelang Ramadan.

"Di sini kami jual rata-rata di harga yang sama," ucapnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved