Kamis, 21 Mei 2026

Pelajar Tewas di Pasopati

Pelajar Cimahi yang Terjun dari Flyover Pasupati Dikenal Baik, Ngojek untuk Bantu Ekonomi Keluarga

MRJ juga tidak tercatat sebagai siswa yang malas sekolah. Bahkan, catatan sekolah menunjukkan bahwa MRJ merupakan siswa yang memiliki motivasi tinggi

Tayang:
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
TEWAS - Seorang pemuda meloncat dari jembatan Pasopati, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026) pagi. Petugas PMI melakukan evakuasi untuk dibawa ke RS Sartika Asih 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemuda yang melompat dari Flyover Prof. Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati merupakan MRJ (17), pelajar kelas XII pada salah satu SMK di Kota Cimahi

MRJ disebut tak pernah bermasalah dan di kenal sebagai siswa yang baik.

"Almarhum termasuk siswa yang tidak bermasalah, sopan dan santun terhadap guru maupun temannya. Siswa ini juga tidak ada konflik bersama teman-temannya gitu. Dari pergaulan dengan teman-temannya baik dan akrab, itu kami dapat dari pengakuan teman-temannya langsung," kata Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMK tempat MRJ bersekolah, Siti Darajat saat ditemui, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Kesaksian Pilu Driver Ojol di Pasopati: "Wajahnya Pucat, Saya Coba Cegah tapi Dia Keburu Lompat"

MRJ juga tidak tercatat sebagai siswa yang malas sekolah. Bahkan, catatan sekolah menunjukkan bahwa MRJ merupakan siswa yang dinilai memiliki motivasi yang tinggi dalam bersekolah.

"Lalu motivasi belajar almarhum ini tinggi, karena hari Jumat saja masih sekolah. Untuk pelajaran ingin selalu mengikuti, dia tidak mau tertinggal sebetulnya," ujar Siti.

Dari sisi ekonomi, catatan sekolah menunjukkan bahwa MRJ tak pernah menunggak terkait pembiayaan. Namun, ada keterangan yang didapat oleh sekolah jika MRJ sempat mengojek di luar jam sekolah.

"Ya dia juga ngojek, katanya untuk membantu ekonomi keluarga. Tapi kalau melihat hal itu, dia selama ini tidak ada kendala biaya," katanya.

Siti menambahkan, apa yang terjadi terhadap MRJ merupakan hal yang di luar dugaan dan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah.

"Tentunya kita akan evaluasi, meskipun kita sudah ada lengkap sebenarnya, ada pendidik dengan latar belakang untuk pendampingan anak-anak, selain guru mapel ada psikolog pendidikan, agama, dan klinis, kita sudah berkoordinasi dengan banyak pihak untuk ke depan agar tidak terjadi lagi hal seperti ini," tandasnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS Geger! Pelajar Asal Cimahi Tewas Setelah Terjun dari Flyover Pasopati Bandung Pagi Ini

Kronologi

Sebelumnya, seorang pemuda tewas setelah melompat dari Flyover Pasopati (Jalan Prof. Mochhtar Kusumaatmadja), Kota Bandung, pada Selasa (10/2/2026) pagi.

Aksi tragis tersebut disaksikan langsung oleh beberapa pengendara yang melintas di lokasi.

Seorang saksi mata yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, Cahyadi (38), menceritakan detik-detik sebelum korban melakukan aksi tersebut.

Saat itu, Cahyadi baru saja mengantar penumpang dan hendak pulang ke arah Karangsetra.

"Saya lihat pria itu memarkirkan sepeda motor Honda Beat nopol D 5370 SBP. Tiba-tiba dia naik ke pagar pembatas dan melompat."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved