Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor Besar di Cisarua

Basarnas Tambah 2 Ekskavator 200 Ton untuk Cari Korban Longsor Cisarua Bandung Bara

Ekskavator jumbo itu dinilai dapat mempercepat proses pencarian korban yang diduga masih terkubur di balik lumpur.

Tayang:
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
EVAKUASI - Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor di Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). 

Ringkasan Berita:

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Basarnas menambah 2 ekskavator 200 PC yang beratnya mencapai 20 ton untuk mencari sisa korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Ekskavator jumbo itu dinilai dapat mempercepat proses pencarian korban yang diduga masih terkubur di balik lumpur.

"Pagi ini kita ketambahan dua alat ekskavator PC 200," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo N di Posko Basarnas, Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: Mamat Rachmat Dicurhati Korban Longsor Cisarua, Menanti 7 Anggota Keluarga yang Belum Ditemukan

Memasuki hari ke-7, pencarian masih difokuskan di sektor A1 dan A2 karena belum maksimalnya pencarian di hari sebelumnya. Di hari Kamis (29/1/2026) pencarian mengalami hambatan karena hujan dan kabut.

"Kita fokus ke Site A1 A2 seperti kemarin, kemarin terhambat cuaca sehingga maksimal untuk melaksanakan kegiatan, ekskavator 200 PC kita geser perbatasan A2 dan A3," kata Yudhi.

Yudhi menuturkan, sebanyak 17 unit ekskavator yang mayoritas berukuran kecil telah dikerahkan dalam pencarian di hari-hari sebelumnya. Selama 6 hari pencarian, sudah ada 55 jenazah yang berhasil dievakuasi dari area longsor dan 37 diantaranya telah berhasil diidentifikasi.

Dia optimis, dua ekskavator tambahan dapat mempercepat pencarian korban.

"Hari ini mudah--mudahan cuaca lebih baik dari hari kemarin," tandasnya.

EVAKUSI - Basarnas mengevakuasi jenazah yang ditemukan dibalik lumpur pada pukul 11.14 Selasa (27/1/2026).
EVAKUSI - Basarnas mengevakuasi jenazah yang ditemukan dibalik lumpur pada pukul 11.14 Selasa (27/1/2026). (Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan)

Longsor menerjang 3 kampung di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Total warga terdampak mencapai 158 orang dengan rincian 78 selamat dan 80 dilaporkan hilang.

Dari hasil verifikasi, longsor meratakan sejumlah perkebunan hingga mengakibatkan 48 rumah rusak berat. Satu bangunan musala pun dilaporkan terdampak longsor.

Baca juga: Kerangka Manusia di Longsor Cisarua Bukan korban Longsor, Jenazah Lama Diduga dari Makam

Kerangka Dievakuasi

Polisi memastikan bahwa kerangka manusia yang ditemukan pada area pada sektor B1 bukanlah korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi tim DVI Polri, kerangka tersebut telah berumur lebih dari satu tahun.

"Setelah dilakukan proses identifikasi posmortem dan antemortem, diperkirakan kerangka tersebut berusai lebih dari satu tahun," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Kamis (29/1/2026).

Hendra mengungkapkan, pos DVI menerima 3 kantung jenazah meliputi dua jenazah utuh dan satu kantung berupa tulang belulang. Dua jenazah utuh saat ini masih dalam proses identifikasi. 

"Kami menerima dalam bentuk dua jasad utuh dan 1 berisi tulang," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved