Sabtu, 16 Mei 2026

Longsor Besar di Cisarua

Hingga Siang Ini 80 Warga Masih Hilang di Longsor Pasirlangu KBB, Material Lumpur Menghampar 2 KM

Tim SAR Bandung menyerahkan 12 kantong jenazah korban longsor Cisarua ke DVI Polri. 80 warga masih hilang di area lumpur sejauh 2 kilometer.

Tayang:
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Ravianto
Kantor SAR Bandung
LONGSOR 2 KM - Tim SAR saat evakuasi korban tertimbun longsor di KBB, Sabtu (24/1/2026). Tim SAR Bandung menyerahkan 12 kantong jenazah korban longsor Cisarua ke DVI Polri. 80 warga masih hilang di area lumpur sejauh 2 kilometer. Simak update terbarunya. 

TRIBUNJABAR.ID, CISARUA - Tim SAR Gabungan terus berpacu dengan waktu dalam operasi kemanusiaan pascabencana longsor dahsyat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hingga Minggu (25/1/2026), sebanyak 12 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari timbunan material.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengonfirmasi bahwa seluruh temuan tersebut telah diserahkan kepada Tim DVI Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.

"Dari hasil operasi hingga saat ini, total 12 kantong jenazah (body pack) sudah kami serahkan ke DVI."

"Dari jumlah tersebut, 6 jenazah sudah teridentifikasi dan telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga," ujar Ade Dian Permana di lokasi pengungsian, Minggu (25/1).

80 Warga Masih Hilang, Luas Area Capai 2 Kilometer

Baca juga: Kisah Pilu di Balik Rumah Hadiansyah yang Berdiri Utuh di Cisarua, Kebun Aster Siap Panen Lenyap

Meskipun evakuasi terus berjalan, kabar duka masih menyelimuti warga Pasirlangu.

Berdasarkan data terbaru, diperkirakan masih ada sekitar 80-an warga yang dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.

Bencana yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari ini berdampak pada 113 jiwa dari 34 Kepala Keluarga (KK).

TINJAU LONGSOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang ke lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).
TINJAU LONGSOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang ke lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Ade menjelaskan, luasnya area terdampak menjadi tantangan paling berat bagi petugas di lapangan.

"Berdasarkan perhitungan, jarak dari titik mahkota longsor hingga lidah longsoran terjauh mencapai 2.009 meter atau sekitar 2 kilometer. Ini area yang sangat luas untuk disisir," jelasnya.

Kendala Lumpur dan Cuaca Ekstrem

Selain luasnya area, kondisi material longsoran yang masih berupa lumpur cair menyulitkan mobilitas personel dan alat berat.

Tim SAR sangat bergantung pada kondisi cuaca yang hingga saat ini masih tidak menentu di wilayah Cisarua.

"Kendala utama kami adalah ketergantungan pada cuaca. Lumpur yang masih basah dan labil sangat menyulitkan pekerjaan di lapangan."

"Kami berharap cuaca hari ini mendukung agar pencarian bisa lebih maksimal," pungkas Ade.(*)

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved