Longsor Besar di Cisarua
Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari Pertama: 9 Ditemukan, Hujan dan Lumpur Jadi Kendala
Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pencarian. Sejauh ini sudah 9 korban ditemukan.
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban pada Sabtu (24/1/2026)
- Dari total tersebut enam korban telah ditemukan sejak pagi hari. Jumlah tersebut bertambah tiga orang pada sore hari dan saat ini masih dalam proses identifikasi
- Proses pencarian terhadap para korban longsoran masih akan terus berlanjut
- Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pencarian
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban pada Sabtu (24/1/2026).
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan dari total tersebut enam korban telah ditemukan sejak pagi hari. Jumlah tersebut bertambah tiga orang pada sore hari dan saat ini masih dalam proses identifikasi. Dengan begitu masih 84 orang yang belum ditemukan.
Kendati demikian, proses pencarian terhadap para korban longsoran masih akan terus berlanjut. Mengingat untuk saat ini masih banyak warga yang dilaporkan hilang. Diduga hilangnya mereka akibat tertimpa longsor yang terjadi dini hari tadi.
"Untuk saat ini dari pagi total ada enam orang. Ditambah tadi siang menjelang sore ada tiga. Total ada sembilan orang (yang meninggal). Yang terdampak ada 113 orang dan dalam pencarian ada 84 orang," ujarnya kepada awak media, Sabtu (24/1/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca juga: Ajaib, Balita 2 Tahun Ditemukan Selamat di Atas Genting Saat Rumah Lainnya Terkubur Longsor Cisarua
Dalam proses pencarian di hari pertama, Ade mengatakan bahwa tim SAR gabungan menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pencarian. Hujan yang turun secara terus menerus menjadi salah satunya tantangan yang hadapi mereka.
Selain itu, curah hujan yang tidak menentu membuat tanah di lokasi longsor menjadi gembur dan berlumpur. Medan berlumpur itu membuat pergerakan tim SAR gabungan menjadi terbatas, hingga pencarian terhadap kepada korban tidak maksimal.
"Cuaca tidak menentu. Jadi sebentar terang sebentar diguyur hujan. Itu yang menghabat. Lalu lumpur, jadi kami tetep harus membuat akses terlebih dahulu untuk ke lokasi site untuk evakuasi korban," katanya.
Saat ditanya mengenai penggunaan alat berat saat melakukan proses pencarian, Ade menyebutkan hingga saat ini hal tersebut belum memungkinkan. Lagi-lagi, medan yang berlumpur membuat potensi terangkut nya alat berat semakin besar.
Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cisarua Dihentikan Sementara, Polda Jabar Catat 10 Kantong Jenazah
"Bisa diliat di lapangan, nanti kami akan upayakan karena alat berat dengan medan yang berlumpur. Tapi untuk saat ini alat berat tidak memungkinkan untuk turun," ucapnya.
Mengenai rencana pencarian pada hari berikutnya, tim SAR gabungan akan menyesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi cuaca serta situasi di lapangan. Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan tim SAR gabungan.
"Kami melihat cuaca, situasi dan kondisi di lapangan. Kami juga tetap memperhatikan keselamatan tim SAR gabungan. Jika memang tidak memungkinkan karena hujan kami akan hentikan sementara," ujarnya. (*)
| Relokasi Korban Longsor Pasirlangu Masih Menggantung, Musyawarah Desa KBB Belum Temui Titik Temu |
|
|---|
| Mitigasi Longsor Pasirlangu: Tebar Benih Pakai Drone & Tukar Guling Lahan |
|
|---|
| Misteri 10 Jenazah Tak Teridentifikasi Longsor Cisarua, Pemakamannya Diiringi Tangis Ratusan Warga |
|
|---|
| Tangis Ai di Makam Massal Cisarua: Kehilangan 7 Saudara, Ikhlaskan Cucu Lewat Ritual Genggam Tanah |
|
|---|
| Sepuluh Jenazah Tanpa Nama Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Satu-rumah-selamat-dari-terjangan-longsor-Cisarua.jpg)