Longsor Besar di Cisarua
Evakuasi Dramatis di Cisarua Bandung: Warga Buat Jalan dari Bambu Demi Angkut Jenazah Dadang
Warga pun bahu membahu membuat untuk jalur darurat agar jenazah dapat dievakuasi dengan aman.
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Satu jenazah laki-laki yang diidentifikasi sebagai Pak Dadang (55) berhasil ditemukan oleh petugas TNI di sebuah aliran sungai di lokasi longsor Desa Pasirlangu pada Sabtu pukul 11.45 WIB.
- Proses evakuasi berlangsung dramatis selama 30 menit karena petugas dan warga harus membuat jalur pijakan dari bambu di atas tanah yang masih gembur dan berlumpur.
- Penemuan ini diwarnai isak tangis warga dan tetangga yang tidak menyangka korban tertimbun saat sedang tertidur pulas pada Sabtu dini hari.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil ditemukan pada Sabtu (24/1/2026).
Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh salah satu petugas TNI di sebuah aliran sungai yang berada di lokasi terdampak longsor. Jenazah itu ditemukan sekitar pukul 11.45 WIB.
Proses evakuasi berlangsung lambat, lantaran akses menuju titik penemuan masih sulit dijangkau. Kondisi tanah yang masih gembur, berlumpur, serta material bangunan masih berserakan.
Warga pun bahu membahu membuat untuk jalur darurat agar jenazah dapat dievakuasi dengan aman. Mereka melemparkan dan menaruh bambu-bambu untuk sementara digunakan untuk pijakan.
Evakuasi berjalan hampir 30 menit. Petugas langsung memasukan jenazah ke kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat. Jeritan hingga tangisan pun terdengar saat jenazah itu evaluasi.
Salah satu warga Eneng Rohaeni (38) menceritakan bahwa dirinya mengenal betul jenazah laki-laki yang berhasil ditemukan. Laki-laki itu bernama Dadang dengan usia kisaran 55 tahun.
Saat diangkat dan dimasukkan ke mobil ambulans, dirinya tidak menyangka tetangganya itu saat ini sudah berpulang ke rahmatullah. Padahal pada siang harinya sebelum kejadian dirinya bertemu.
"Iya saya tahu, itu pak Dadang. Satu kampung sama saya. Kalau engga salah dia ada di rumah sama keluarganya. Dia buruh serabutan, kenal dekat saya," ujarnya kepada Tribun Jabar pad Sabtu (24/1/2026).
Di ketahui sebelumnya, kejadian longsor di Desa Pasirlangu, terjadi pada pukul 03.00 WIB. Di mana pada kala itu warga sedang tertidur pulas saat tanah bergerak turun dan menghantam pemukiman warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tanah, batu, dan pepohonan menutup area permukiman. Sejumlah warga terlihat melakukan upaya pencarian terhadap kemungkinan korban yang masih tertimbu.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi tanah longsor masih diguyur hujan gerimis disertai angin kencang, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pencarian oleh pihak terkait termasuk aparat gabungan.
| Relokasi Korban Longsor Pasirlangu Masih Menggantung, Musyawarah Desa KBB Belum Temui Titik Temu |
|
|---|
| Mitigasi Longsor Pasirlangu: Tebar Benih Pakai Drone & Tukar Guling Lahan |
|
|---|
| Misteri 10 Jenazah Tak Teridentifikasi Longsor Cisarua, Pemakamannya Diiringi Tangis Ratusan Warga |
|
|---|
| Tangis Ai di Makam Massal Cisarua: Kehilangan 7 Saudara, Ikhlaskan Cucu Lewat Ritual Genggam Tanah |
|
|---|
| Sepuluh Jenazah Tanpa Nama Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/evakuasi-korban-longsor-pasirlangu.jpg)