Jumat, 24 April 2026

Detik-detik Pemotot Teror Pengguna Mobil di Cimahi, Kaca Pecah Dilempar Botol

Teror orang tak dikenal terhadap pengemudi mobil terjadi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Minggu (18/1/2026) dini hari.

Istimewa/tangkapan layar/dashcam_owners_indonesia
LEMPAR BOTOL - Detik-detik pemotor tak dikenal melemparkan botol terhadap pengemudi mobil di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Minggu (18/1/2026) dini hari. Sopir mobil dikabarkan terluka akibat terkena serpihan kaca. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah kaca mobil pecah dilempar botol minuman keras oleh pengendara sepeda motor dari arah berlawanan
  • Video rekaman dashboard camera (dashcam) mobil memperlihatkan detik-detik pelemparan botol miras hingga mengenai kaca bagian depan mobil
  • Saat itu, sopir mengendarai mobil dengan kecepatan 48 KM per jam di  Jalan Sangkuriang yang sepi pada pukul 02.59
  • Tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Teror orang tak dikenal terhadap pengemudi mobil terjadi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Minggu (18/1/2026) dini hari.

Sebuah kaca mobil pecah dilempar botol minuman keras (Miras) oleh pengendara sepeda motor dari arah berlawanan.

Video rekaman dashboard camera (dashcam) mobil memperlihatkan detik-detik pelemparan botol miras hingga mengenai kaca bagian depan mobil.

Saat itu, sopir mengendarai mobil dengan kecepatan 48 KM per jam di  Jalan Sangkuriang yang sepi pada pukul 02.59.

Tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Pengendara sepeda motor yang diduga berboncengan itu pun melempar sebuah botol hingga mengenai kaca mobil bagian depan. Sopir mobil dikabarkan terluka akibat terkena serpihan kaca.

Baca juga: Pembangunan Underpass Gatot Subroto Diperkirakan 10 Bulan, Dishub Cimahi Bakal Rekayasa Lalu Lintas

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya teror pelemparan botol miras hingga memecahkan kaca mobil tersebut. Saat ini polisi masih melakukan rangkaian penyelidikan.

"Informasinya memang sudah beredar di media sosial, sudah kami terima juga. Kami langsung melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut," kata Gofur saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Namun menurut Gofur,  belum adanya laporan resmi yang dilakukan korban terkait peristiwa tersebut.

Polisi pun mendorong agar korban segera melakukan laporan resmi.

"Kami arahkan korban agar segera melapor juga sehingga didapat keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Penyelidikan langsung dilakukan, mohon doanya agar segera terungkap," kata Gofur. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved