Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Bandung Barat Perkuat Realisasi Program "Nyaah Ka Indung"
PDIP menilai perhatian terhadap wanita yang menyandang status ibu di Bandung Barat harus terus ditingkatkan.
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tuti Turimayanti mengatakan perhatian terhadap wanita yang menyandang status ibu di Bandung Barat harus terus ditingkatkan.
Pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi aktif terhadap langkah-langkah strategis dalam meningkatkan perhatian pemerintah terhadap kaum ibu di Bandung Barat.
"Tentu, Ibu merupakan elemen penting dalam pembangunan, kontribusi mereka sangat strategis dan paling mendasar, di Bandung Barat ini masih perlu peningkatan perhatian terhadap kaum ibu khususnya lansia," kata Tuti di sela acara Peringatan Hari Ibu di Kantor DPC PDI-P Bandung Barat, Ngamprah, KBB, Minggu (21/12/2025).
Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Tuti berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya peningkatan perhatian terhadap kalangan ibu. Tuti akan mengawal dan mendorong penuh realisasi Program Nyaah Ka Indung gagasan Provinsi Jawa Barat di Bandung Barat.
Nyaah Ka Indung merupakan program sosial yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Program tersebut dijadikan langkah untuk meningkatkan perhatian bagi kaum ibu khususnga Lansia yang kerap kali mengalami kesulitan.
"Selaras dengan Pemprov Jabar, saya anggota DPRD Komisi 1, ada program Nyaah ka Indung, itu bagian program yang harus direalisasikan, dalam bentuk perhatian, termasuk lansia, mereka patut dijaga, diperhatikan dan pemerintah harus hadir," ujarnya.
PDI-P Bandung Barat menggelar peringatan Hari Ibu sebagai langkah untuk meningkatkan spirit kaum ibu di Bandung Barat. Tuti menambahkan, banyak tokoh perempuan di masa lampau yang dapat dijadikan teladan.
"Ini mengapresiasi, maknanya bukan hanya perayaan, juga menghargai sosok pejuang yang ada di indonesia yang dahulu pernah berkiprah, seperti Ibu Fatmawati dulu menjahit bendera merah putih, spiritnya bisa dijadikan contoh, semangat untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia," tandasnya.
Di Bandung Barat, setidaknya ada 1.348 ibu lansia yang telah mendapatkan perhatian sosial, ekonomi, maupun spiritual sebagai realisasi program Nyaah ka Indung. Dalam realisasi, setiap ASN diwajibkan menjadi anak asuh terhadap ibu lansia dan melakukan misi sosial dalam setiap bulannya.
| Dapur MBG KBB pastikan standar gizi dan IPAL sesuai aturan agar tak berdampak buruk lingkungan |
|
|---|
| Cerita Mang Kiclik Lawan Nyamuk dan Eceng Gondok di Saguling: Populasi Tahun Ini Paling Parah |
|
|---|
| Rapatnya Eceng Gondok di Saguling Bandung Barat Penyebab Banyaknya Nyamuk, Terus Dibersihkan |
|
|---|
| Sensasi Menuruni Air Terjun di Bandung Barat, Waterfall Repling Jadi Opsi Liburan Ekstrem Wisatawan |
|
|---|
| Viral Detik-detik Truk Sampah 'Dimakan' Jalan Ambles di Ciwaruga Bandung Barat, Bawa 2,4 Ton Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Peringatan-Hari-Ibu-di-Kantor-DPC-PD.jpg)