Kamis, 28 Mei 2026

Potensi Teras Cihampelas Bandung, Bisa Susul Malioboro jika Dikelola Serius

Teras Cihampelas menyimpan potensi besar sebagai ikon wisata kota, bahkan bisa sejajar dengan kawasan pedestrian legendaris seperti Malioboro

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Nappisah
TERAS CIHAMPELAS - Suasana Teras Cihampelas segmen 2, Kota Bandung, tampak lengang dan tenang, dengan jalur pejalan kaki yang memanjang di bawah rimbun pepohonan besar, Selasa (16/12/2025) 

“Kita pengin Teras Cihampelas ini dikelola seperti Teras Malioboro, bisa dalam bentuk UPTD atau BULD. Jadi jelas ke mana pedagang harus mengadu, jelas juga konsep wisatanya. Pemerintah kan urusannya banyak, banjir, sampah, macet kalau maintenance teras ini tanpa skema kerja sama, berat,” kata Edo.

Saat ini, Teras Cihampelas memiliki 192 kios, terdiri dari 140 kios suvenir dan 52 kios kuliner. 

Namun realitas di lapangan menunjukkan tantangan berat, terutama bagi pedagang suvenir yang kalah bersaing dengan toko daring.

“Kalau kuliner masih bisa bertahan, karena makan itu harus dinikmati di tempat. Tapi suvenir head to head dengan e-commerce. Harga online lebih murah, bisa gratis ongkir,” tuturnya.

Meski demikian, Edo menyayangkan jika Teras Cihampelas hanya berhenti sebagai proyek yang dibangun lalu dibiarkan. Terlebih, skywalk ini pernah masuk jajaran skywalk terpanjang ke-4 di dunia.

Baca juga: Teras Cihampelas Bermasalah: Wali Kota Bandung Akan Bongkar Jika Hasil Loading Test Tidak Layak

Dikatakannya, Teras Cihampelas sejatinya memiliki nilai simbolik dan kebanggaan tersendiri bagi Kota Bandung.

“Kalau kita melihat Krisna di Bali, Teras Malioboro di Yogyakarta, tentunya kami juga berharapnya seperti itu. Karena sayang banget, Teras Cihampelas ini atau skywalk ini ternyata masuk urutan nomor empat di dunia. Skywalk yang ada di Indonesia cuma kami. Jadi sayang banget kalau tempat ini hanya dibangun lalu dibiarkan,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, para pedagang masih menyimpan harapan agar Teras Cihampelas kembali ke masa jayanya.

“Terlebih lagi kan di sini ada teman-teman pedagang yang memang berharap teras ini balik lagi ke masa jayanya seperti di awal,” kata Edo.

Harapan itu sejalan dengan tren kunjungan wisata ke Jawa Barat yang masih tinggi. Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang melakukan perjalanan tujuan Jawa Barat pada Oktober 2025 tercatat sebanyak 17,04 juta perjalanan, atau naik 0,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berjumlah 17,03 juta perjalanan. Menurut Yoga (33), warga Tamansari, Kota Bandung, mengatakan kawasan ini sebenarnya memiliki daya tarik unik.

“Teras Cihampelas bisa menjadi pusat wisata. Daya tariknya unik, aksesnya mudah, cuma memang PR-nya di transportasi, terutama kemacetan di sekitar Ciwalk,” kata Yoga.

Menurutnya, dari sisi perhotelan kawasan Cihampelas justru sudah sangat mendukung.

“Dari segi penginapan padahal sudah mendukung, karena kawasan ini pusat jeans yang sangat tersohor. Menurut saya ini bisa jadi andalan,” ujarnya.

Yoga mengaku sudah lama tidak berkunjung langsung ke Teras Cihampelas, meski kerap melintas di kawasan tersebut. 

Ia menilai kekhawatiran soal bangunan perlu disikapi serius, namun harus dibarengi pembenahan tata kelola.

“Sekilas memang sudah mengkhawatirkan dari sisi bangunannya. Kalau memang harus dibongkar, perhatikan juga tata kelolanya, pengawasan, dan maintenance. Karena pas awal kawasan ini sebenarnya sudah bagus,” katanya. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved