Sabtu, 9 Mei 2026

Harga Cabai Rawit Merah di Bandung Tembus Rp100 Ribu/Kg, Bawang Merah Bertahan Tinggi

Di Pasar Kosambi, Kota Bandung misalnya. Harga cabai rawit merah tembus Rp100 ribu per kilogram. 

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Nappisah
PASAR KOSAMBI - Eli (61), salah seorang pedagang di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu 10 Desember 2025. Dua pekan menjelang perayaan Natal 2025, sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua pekan menjelang perayaan Natal 2025, sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan. 

Di Pasar Kosambi, Kota Bandung misalnya. Harga cabai rawit merah tembus Rp100 ribu per kilogram. 

Menurut Eli (61), salah seorang pedagang di Pasar Kosambi, kenaikan harga cabai sudah berlangsung sejak empat hari yang lalu.

“Kemarin masih Rp80.000, empat hari ke belakang naik terus, sekarang Rp100.000 per kilo,” ujarnya, saat ditemui, Rabu (10/12/2025). 

Kenaikan ini disebut terjadi akibat pasokan yang berkurang karena musim hujan dan banjir di sejumlah daerah penghasil.

Dikatakan Eli, selain cabai rawit merah, harga tomat juga ikut naik. 

Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026 Harga Cabai Rawit di Bekasi Meroket Tembus Rp 100 Ribu Per Kg

“Kemarin masih Rp12.000, sekarang Rp15.000 per kilo,” kata Eli. 

Bawang Merah

Sementara itu, bawang merah yang sebelumnya Rp40.000 kini bertahan di Rp55.000 per kilogram.

Meski ada beberapa komoditas yang naik, sejumlah bahan lain justru mengalami penurunan. 

Eli membeberkan, harga kentang turun dari Rp20.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, timun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000, serta cabai keriting merah dari Rp80.000 menjadi Rp70.000. 

Cabai tanjung juga turun dari Rp80.000 menjadi Rp60.000.

Kendati demikian, cabai hijau justru ikut naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. 

Meski begitu, Eli menilai kenaikan cabai hijau tidak terlalu berpengaruh karena tingkat konsumsi masyarakat terhadap komoditas tersebut relatif rendah.

Jadi Pola Tahunan

Eli menambahkan, kenaikan harga menjelang Natal sudah menjadi pola tahunan karena tingginya permintaan. 

“Ya, pasti. Kalau momentum Natal pasti naik, apalagi kalau mau Natal kan pemakaiannya banyak,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved