Rabu, 13 Mei 2026

Pemuda Bandung Pingsan Setelah Dikeroyok 10 Orang di Dekat Pasar Cimindi Cimahi

Tri Sutrisno (19) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan orang tak dikenal tak jauh dari Pasar Cimindi, Kota Cimahi.

Tayang:
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri
Humas Polres Cimahi untuk Tribun
DATANGI LOKASI - Polisi mendatangi lokasi pengeroyokan di Jalan Mahar Martanegara tak jauh dari Pasar Cimindi, Kota Cimahi, Sabtu (22/11/2025) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Tri Sutrisno dikeroyok sekitar 10 orang di dekat Pasar Cimindi,Sabtu (22/11/2025) malam.
  • Korban merupakan pemusa adal Sukaraja, Kota Bandung.
  • Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka-luka dan pingsan.

 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Tri Sutrisno (19) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan orang tak dikenal tak jauh dari Pasar Cimindi, Kota Cimahi. Tri terkapar tak sadarkan diri hingga mengalami sejumlah luka.

Peristiwa yang dialami pemuda asal Kelurahan Sukaraja, Kota Bandung, itu terjadi pada Sabtu (22/11/2025) malam.

"Betul, ada dugaan peristiwa pengeroyokan di daerah Pasar Cimindi. Kami terima laporan tadi malam, dan Satreskrim langsung ke lokasi. Kejadian tadi malam sekitar jam 9," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, saat dikonfirmasi, Minggu (23/11/2025).

Polisi telah menggali keterangan terhadap sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan saksi, Tri dikeroyok oleh sejumlah orang hingga babak belur.

Baca juga: Mobil Terbakar di Underpass Kota Cimahi, Bagian Depan Habis Dilalap si Jago Merah

"Pelaku yang diperkirakan 10 orang, kemudian mengeroyok korban. Kemudian korban tersungkur tidak sadarkan diri. Kemudian dibawa ke rumah sakit oleh beberapa saksi, ada luka di tubuhnya akibat pengeroyokan tersebut," ujarnya.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif penganiayaan tersebut. Termasuk, adanya dugaan pelaku dan korban saling kenal.

Baca juga: Analisis BMKG, Gempa Bumi Cimahi Ternyata Bukan Imbas Aktivitas Sesar Lembang

Polisi masih berusaha menggali keterangan dari korban yang masih mendapatkan penanganan medis hingga melakukan pengerjaan terhadap terduga pelaku. 

"Dari keterangan saksi, pelaku berteriak ke korban dengan kata-kata yang menunjukkan bahwa korban ini telah berbuat sesuatu. Saat ini masih dalam penyelidikan, mohon doanya agar pelaku bisa segera tertangkap," ucap Gofur. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved