Rabu, 22 April 2026

PLTS Terapung Saguling Bandung Barat Groundbreaking, Bakal Serap 400 Tenaga Kerja Lokal

PLTS Waduk Saguling diproyeksikan dapat menghasilkan lebih dari 130 GWh listrik per tahun.

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Ravianto
Dok. PLN
PLTS TERAPUNG - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) seluas 200 hektare. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serupa juga dibangun di Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan telah ground breaking, Kamis (25/9/2025) 

TRIBUNJABAR.ID, SAGULING - Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) d Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah masuk pada tahap ground breaking.

Proyek tersebut dengan nilai investasi Rp 1 Triliun itu ditargetkan rampung dalam 15 bulan.  

Waduk Saguling dipilih sebagai tempat pembangunan PLTS karena perairannya stabil hingga memiliki luas permukaan yang mendukung.

PLTS TERAPUNG - Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) d Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah ground breaking, Kamis (25/9/2025),
PLTS TERAPUNG - Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) d Waduk Saguling, di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah ground breaking, Kamis (25/9/2025), (rahmat kurniawan/tribun jabar)

PLTS akan memakan area Waduk Saguling sebesar 5 persen dan diklaim tidak mengganggu fungsi utama waduk sebagai sumber PLTA dan irigasi. 

Groud Breaking dilakukan pada Kamis (25/9/2025), PLTS ini disebut sebagai perwujudan era baru energi terbarukan pasca disahkannya Rencana Umum Pengembangan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 oleh Menteri ESDM pada Mei 2025. 

“Ini yang pertama setelah RUPTL 2025-2034. Kalau Cirata itu sudah berjalan sebelumnya. Proyek Saguling ini ground breaking pertama setelah itu,” kata Dirut PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta. 

Baca juga: Dedi Mulyadi Janji Bangunkan Jembatan untuk Akses Sekolah Nera di Saguling Bandung Barat

PLTS Waduk Saguling diproyeksikan dapat menghasilkan lebih dari 130 GWh listrik per tahun.

Angka itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50.000 rumah tangga per tahun. 

Dengan teknologi floating PV, PLTS di Waduk Saguling bisa mengurangi penguapan air dan meningkatkan efisiensi panel surya, karena suhu permukaan air yang lebih rendah dibandingkan daratan. 

PLTS Waduk Saguling disebut bisa digunakan sebagai sumber listrik cadangan di Bandung Barat saat kondisi darurat. 

“Tenaga kerja yang diserap untuk proyek ini mencapai sekitar 400 orang selama masa konstruksi."

"Ini menjadi bagian penting dari manfaat sosial proyek, selain aspek lingkungan dan energi,” ujarnya. 

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menekankan soal pelibatan tenaga kerja lokal Bandung Barat dalam pembangunan PLTS Waduk Saguling

“Kami berharap tenaga kerja yang terserap berasal dari masyarakat Bandung Barat, tentu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.Yang jelas, proyek ini membuka lapangan kerja baru dan kami mendukung penuh,” kata Asep.(*)

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved