Kamis, 7 Mei 2026

PPBB ITB dan EBM Scitech bersama St Morita Farma dan Euterria Kembangkan Inovasi Berbahan Natural

St Morita Farma kembali menjalin kolaborasi strategis dengan tim peneliti pusat penelitian biosains dan bioteknologi (PPBB) ITB

Tayang:
Tribunjabar.id / Muhamad Nandri Prilatama
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara St. Morita Farma dengan Pusat Penelitian Biosains dan Bioteknologi (PPBB) Institut Teknologi Bandung (ITB), V. Sri Harjati Suhardi, Ph.D. (Ketua PPBB ITB), Drs. Maruap Siahaan, MBA. (CEO St. Morita Farma), Prof. Ir. Taufan Marhaendrajana, M.Sc., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB) di Gedung PAU Lantai 1, Institute Teknologi Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - St Morita Farma melalui Euterria kembali menegaskan misinya menghadirkan riset dan inovasi berbasis bahan natural yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

St Morita Farma kembali menjalin kolaborasi strategis dengan tim peneliti pusat penelitian biosains dan bioteknologi (PPBB) ITB, Sekolah Farmasi ITB, dan PT EBM Saintifik dan Teknologi (EBM Scitech).

Fokus kerjasama ini pengembangan senyawa Calophyllolide dari minyak biji Tamanu (Calophyllum inophyllum) sebagai kandidat bahan aktif inovatif untuk produk kecantikan dan kesehatan berbasis herbal. Calophyllolide dikenal memiliki potensi anti-inflamasi, antioksidan, dan peran penting dalam proses penyembuhan kulit serta kesehatan seluler.

Kolaborasi ini salahsatu implementasi dari skema penelitian terapan 2025 berjudul 'Calophyllolide sebagai zat aktif baru dalam industri farmasi dan kosmetik yang diketuai, Prof Elfahmi dari Sekolah Farmasi sekaligus Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Nutrasetikal ITB. Misi ini mendapat dukungan nasional ketika proposal penelitian itu berhasil lolos seleksi pendanaan dari Kemendiktisaintek pada 10 Juni 2025.

Tim riset gabungan PPBB ITB, PUIPT Nutrasetikal ITB dan EBM Scitech berhasil menemukan metode isolasi dan pemurnian Calophyllolide pada 15 Agustus 2025. Temuan ini jelas membuka jalan bagi pengembangan lebih lanjut, baik dalam bentuk produk kesehatan maupun perawatan kulit yang mengedepankan kekuatan alami dengan dukungan sains modern.

St Morita Farma akan berperan mendukung riset formulasi produk sekaligus sebagai calon pengguna bahan aktif Calophyllolide yang akan digunakan dalam produk-produk skincare Euterria. Adapun fokus dari riset bersama St Morita Farma, PUIPT Nutrasetikal ITB, dan EBM Scitech akan meliputi: 

  • Isolasi dan karakterisasi lebih lanjut untuk memahami struktur dan kestabilan Calophyllolide.
  • Formulasi dalam bentuk sediaan yang aman dan efektif.
  • Pengujian keamanan meliputi uji cemaran logam berat, toksisitas, sensitisasi, dan iritasi.
  • Uji efikasi untuk mendukung klaim ilmiah, mencakup: Aktivitas penyembuhan luka (wound healing), Efek antibakteri, Pencerahan kulit, dan Aktivitas anti-inflamasi.

“Sejak awal, misi kami menghadirkan inovasi dari kekayaan bahan natural Indonesia dengan pendekatan riset yang kuat. Keberhasilan isolasi Calophyllolide adalah wujud nyata dari misi itu, sekaligus langkah penting untuk membawa potensi lokal ke panggung global,” ujar Maruap Siahaan selaku CEO St. Morita Farma, Sabtu (27/9/2025).

Dengan melanjutkan penemuan riset Calophyllolide, kata Maruap, St. Morita Farma melalui Euterria berkomitmen untuk menghadirkan produk kecantikan premium berbasis bahan natural berteknologi tinggi, memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor inovasi bahan aktif alami di tingkat dunia.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved