Jumat, 17 April 2026

Jejak Inggit Garnasih Pendamping Bung Karno di Bandung: Mengajarkan Inner Beauty kepada Para Gadis

Inggit Garnasih bukan hanya nama besar dalam lembaran sejarah, melainkan sosok yang nyata, tegas, penyayang, dan penuh prinsip.

Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
tribunjabar.id / Nappisah
Suasana Rumah Sejarah Inggit Garnasih di Jalan Ibu Inggit Garnasih No.8, Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung pada Sabtu (16/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di sebuah rumah sederhana bercat putih di Jalan Inggit Garnasih No. 8, Kota Bandung, sosok Jajang Ruhiyat setiap hari setia menjaga sekaligus memandu pengunjung. 

Sebagai juru pelihara rumah bersejarah Inggit Garnasih, Jajang bukan hanya merawat bangunan yang sarat nilai sejarah, tetapi juga menjadi penyampai cerita tentang perempuan tangguh yang pernah mendampingi Bung Karno.

Bagi Jajang, Inggit Garnasih bukan hanya nama besar dalam lembaran sejarah, melainkan sosok yang nyata, tegas, penyayang, dan penuh prinsip.

“Yang saya tahu dia itu sosoknya sepertinya tegas ya dalam segala hal. Tetapi orangnya penyayang,” ujarnya, saat ditemui Tribun Jabar, Sabtu (16/8/2025). 

Ia menceritakan bagaimana Inggit dikenal dekat dengan tetangga. Salah satu kenangan yang masih beredar di masyarakat adalah ketika Inggit sering memanggil gadis-gadis muda untuk diajari merawat diri. 

“Nih, jerawatnya diolesin nanti hilang. Selain itu juga sering memberikan edukasi bahwa cantik seorang wanita  itu bukan hanya dari luar,” tutur Jajang. 

Inggit juga dikenal sebagai perempuan tangguh dengan prinsip kuat. 

“Bung Karno sebetulnya enggak mau menceraikan Inggit. Karena dia tahu Inggit itu sangat besar jasa. Tetapi Inggit pun juga punya prinsip yang enggak mau dimadu. Sehingga dua prinsip ini tidak bisa bersatu, akhirnya pecah,” jelas Jajang.

Menurutnya, ada kekuatan dalam diri Inggit yang membuatnya percaya diri menghadapi segala situasi. Kini, melalui rumah peninggalannya, Inggit seakan masih hadir, meninggalkan jejak yang bisa dipelajari lewat napak tilas dan kunjungan sejarah.

Salah satu pengunjung, Lilis (58) asal Subang, mengaku takjub saat pertama kali masuk ke rumah Inggit Garnasih

“Ini salah satu saksi bisu untuk takjub sejarah Indonesia. Apalagi melihat tadi usia Ibu Inggit sampai 96 tahun, merasa takjub banget,” ungkapnya. 

Menurutnya, sosok Inggit tampak penuh kebijaksanaan dan menenangkan. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved