Selasa, 7 April 2026

Kematian Ikan Mendadak di Jangari Cianjur Terus Bertambah Hingga Malam Hari, Diduga Ini Penyebabnya

Ikan yang mati akibat cuaca buruk terus bertambah di kolam jaring apung di Jangari Kecamatan Mande, Cianjur

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Ikan yang mati akibat cuaca buruk terus bertambah di kolam jaring apung di Jangari Kecamatan Mande, Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kabar terkini dari kolam jaring apung di Jangari Kecamatan Mande, ikan yang mati akibat cuaca buruk terus bertambah. Hingga Selasa (19/10/2021) pukul 21.00 WIB ikan mas dan bawal kembali dilaporkan mengambang dan mati di kolam milik H Budi di Blok MLJ.

Belum diperkirakan berapa jumlah ikan yang mati mendadak akibat cuaca ini namun diprediksi sampai belasan ton.

Sore harinya satu ton ikan juga mengalami kematian di kolam milik Saepul di kawasan Jangari.

Baca juga: Ribuan Ikan Mas dan Bawal Mati Mendadak di Cirata Cianjur, Rizal Terpaksa Buang 80 kg Ikan

Pagi hari sebelumnya ribuan ikan kembali mengalami mabuk dan mati di kolam jaring apung Cirata blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Seorang petani kolam jaring apung blok Jatinengan, Rizal (30) mengatakan di kolam miliknya sebanyak 100 kilogram ikan atau satu kuintal ikan mas dan bawal mati.

"Kelihatan mabuknya mulai pukul 23.00 WIB, hujan yang mengguyur membuat upweling di dasar genangan sehingga ikan pada mabuk," kata Rizal melalui sambungan telepon siang ini.

Baca juga: Pergoki Orang Sedang Nyetrum di Kolam Ikan yang Dijaganya, Kakek Ini Malah Jadi Tersangka

Rizal mengatakan, menjelang subuh ikan sudah mengambang di permukaan.

Ia pun lantas mengangkat dan menghitung sekitar 100 kilogram.

"Sebanyak 20 kilogram saya jadiin ikan bakar, 80 kilogramnya saya buang," kata Rizal.

Petani ikan jaring apung lainnya, Sudar (31), menyebut ikan yang mati akibat cuaca kali ini sebanyak dua kuintal atau 200 kilogram. Kolam miliknya juga sama berada di blok Jatinengang.

Menjelang siang, para petani masih mendata beberapa kerugian akibat cuaca yang mempengaruhi kondisi air di genangan Cirata

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved