Breaking News:

Ribuan Ikan Mas dan Bawal Mati Mendadak di Cirata Cianjur, Rizal Terpaksa Buang 80 kg Ikan

Seorang petani kolam jaring apung blok Jatinengan, Rizal (30) mengatakan di kolamnya 100 kilogram ikan atau satu kuintal ikan mas dan ikan bawal mati

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ribuan ikan mengalami mabuk dan mati di kolam jaring apung Cirata blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Hujan deras yang mengguyur Cianjur seharian membuat ribuan ikan kembali mengalami mabuk dan mati di kolam jaring apung Cirata blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Seorang petani kolam jaring apung blok Jatinengan, Rizal (30) mengatakan di kolam miliknya sebanyak 100 kilogram ikan atau satu kuintal ikan mas dan bawal mati.

"Kelihatan mabuknya mulai pukul 23.00 WIB, hujan yang mengguyur membuat upwelling di dasar genangan sehingga ikan pada mabuk," kata Rizal melalui sambungan telepon siang ini.

Rizal mengatakan, menjelang subuh ikan sudah mengambang di permukaan. Ia pun lantas mengangkat dan menghitung sekitar 100 kilogram.

"Sebanyak 20 kilogram saya jadiin ikan bakar, 80 kilogramnya saya buang," kata Rizal.

Baca juga: Per Hari 150 Kubik Eceng Gondok Diangkut Dari Genangan Cirata Blok Babakan Garut Cianjur

Petani ikan jaring apung lainnya, Sudar (31), menyebut ikan yang mati akibat cuaca kali ini sebanyak dua kuintal atau 200 kilogram. Kolam miliknya juga sama berada di blok Jatinengang.

Menjelang siang, para petani masih mendata beberapa kerugian akibat cuaca yang mempengaruhi kondisi air di genangan Cirata.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved