Rabu, 8 April 2026

Mudik Lebaran

Ini Andalan Polres Garut Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran

POLRES Garut akan menerjunkan sebanyak 999 personil untuk pengamanan arus mudik dan arus balik.

Penulis: cis | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku M Guci Syaifudin

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Ada tiga cara bertindak untuk mengantisipasi trouble spot dan black spot di Kabupaten Garut. Antara lain, pengalihan arus, kanalisasi, dan sistem buka tutup.

"Sistem buka tutup ini yang menjadi andalan kami sedangkan pengalihan arus ke jalur alternatif juga menjadi pilihan karena kami sudah mempelajari anatomi empat jalur alternatif yang ada," kata Kapolres Garut, AKBP Arief Rahmat.

Polres Garut akan menerjunkan sebanyak 999 personil untuk pengamanan arus mudik dan arus balik. Personil itu ditempatkan di 14 pos pengamanan dan 121 pos gatur yang disiapkan di sejumlah titik di Kabupaten Garut.

"Di Kabupaten Garut setidaknya ada 12 titik trouble spot dan tujuh titik black spot," kata Arief, ketika memaparkan kesiapan Polres Garut mengenai arus mudik dan arus balik 2015, Kamis (25/6/2015).

Adapun 12 titik trouble spot itu, yakni Malangbong, Pasar Lewo, Pasar/Terminal Limbangan, Leuwigoong-Limbangan, Kiaradodot-Kadungora, Jaya bhakti-Kadungora, Pasar Baru Kadungora, Pasar lama Kadungora, Alun-alun Leles-Pasar Leles, Panday-Tarogong, Samarang-Tarogong, dan Bunderan STM-Sigobing.

"Itu disebabkan adanya andong, penyeberang jalan, keluar masuk kendaraan, parkir kendaraan, angkutan umum dan perlintasan kereta api," kata Arief.

Sedangkan tiga titik black spot di antaranya, Jalan Raya Tasikmalaya-Malangbong (Peundeuy), Jalan Raya Tasikmalaya-Malangbong (Desa Cikara), Jalan Raya Tasikmalaya-Malangbong (Desa Citeras), Jalan Raya Tasikmalaya-Malangbong (Kampung Kebon Kelapa, Desa Malangbong), Jalan Rata Cilawu, Leuweung Tiis/Tutugan Leles, Tanjakan Kopi Cijapati.

"Karakteristiknya tanjakan, turunan tajam, jalan licin, kurangnya penerangan jalan, rambu kurang karena rusak dan terutup pohon, serta kurangnya kesadararan hukum berlalu lintas," kata Arief. (*)   

//

[VIDEO]: HEBOH ! VIDEO PEMUKULAN SADIS SEORANG SISWI OLEH TEMAN-TEMANNYA TERSEBAR DI JEJARING SOSIAL.---->...

Posted by Tribun Jabar Online on Thursday, June 25, 2015
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved