Jumat, 5 Juni 2026

Digitalisasi Jadi Strategi ARS University Hadapi Persaingan Kampus

Rektor ARS University, Prof.Purwadhi, mengatakan digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi perguruan tinggi agar tetap relevan.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribun Jabar/Nappisah
BERI KETERANGAN - (tengah) Rektor ARS University, Prof. Purwadhi di Harris Hotel Festival Citilink, Bandung, Rabu (11/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • ARS University mewisuda 393 lulusan (11/2/2026) dengan penekanan pada transformasi digital penuh sebagai strategi daya saing global. 
  • Rektor Prof. Purwadhi menegaskan penguatan kurikulum berbasis big data dan talenta digital, didukung pengiriman 130 mahasiswa ke luar negeri seperti Jepang dan Jerman. 
  • Langkah ini bertujuan mencetak lulusan terampil yang relevan dengan kebutuhan industri 5.0.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Transformasi digital menjadi fokus utama Adirajasa Reswara Sanjaya (ARS University) di tengah tuntutan revolusi industri 5.0. 

Komitmen itu ditegaskan saat mewisuda 393 lulusan program sarjana dan pascasarjana tahun akademik 2025/2026 di Harris Hotel Festival Citilink, Bandung, Rabu (11/2/2026).

Rektor ARS University, Prof.Purwadhi, mengatakan digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi perguruan tinggi agar tetap relevan dan mampu bersaing.

“Sejak 2019 kami sudah mendeklarasikan sebagai universitas berbasis digital. Walaupun pembangunannya tentu tidak semudah membalikkan tangan, tetapi kami terus berupaya menuju digitalisasi secara penuh,” ujar Purwadhi.

Ia menjelaskan, saat ini seluruh layanan kampus telah menggunakan platform digital. 

Selain itu, kurikulum dirancang dengan muatan yang selaras dengan perkembangan teknologi, seperti penguatan talenta digital, entrepreneur digital, big data, dan komputasi.

Menurutnya, transformasi tersebut menjadi strategi menghadapi persaingan antarperguruan tinggi, khususnya di Kota Bandung yang memiliki banyak kampus.

“Persaingan tidak bisa kita hindari. Karena itu yang utama bukan hanya fasilitas, tetapi bagaimana menyiapkan lulusan yang punya keterampilan yang bisa dijual, pengetahuan yang mumpuni, dan sikap mental yang juara,” katanya.

Penguatan digital, lanjut Purwadhi, terlihat paling menonjol di Fakultas Teknik, khususnya pada Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. 

Kendati demikian, pendekatan digital juga diterapkan dalam pengelolaan dan pembelajaran di program studi lainnya.

Pihaknya juga mendorong internasionalisasi sebagai bagian dari strategi daya saing berbasis digital. Tahun ini, sekitar 130 mahasiswa tercatat mengikuti kegiatan di luar negeri, antara lain di Jepang, Jerman, Korea, Taiwan, dan Inggris.

“Ke depan akan terus kita tingkatkan, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri. Itu bagian dari upaya kami menjadi universitas yang berdaya saing global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Non Akademik, Ade Mubarok menyebut wisuda kali ini diikuti 393 lulusan dari 10 program studi jenjang S1 dan S2. 

Ade mengatakan, pihaknya mendorong pencapaian mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik melalui penguatan tujuh unit pendukung, seperti kemahasiswaan dan beasiswa, Pusat Olah Data, Career Center, Entrepreneur Center, hingga perpustakaan online.

“Kami fokus pada program yang sudah dibuat dan harus diimplementasikan. Mahasiswa perlu ruang kreativitas dan aktualisasi diri,” ujarnya. 

Ia menambahkan, penguatan kegiatan kemahasiswaan, job fair, hingga inkubasi wirausaha juga menjadi perhatian untuk mendukung capaian dan akreditasi kampus. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved