Minggu, 31 Mei 2026

Profesor Bandung Raya, LLDIKTI IV Desak Pemerataan SDM ke Pelosok Jabar

LLDIKTI mendorong pemerataan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi pondasi utama terintegrasinya sistem pendidikan yang unggul. 

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Pixabay.com
ILUSTRASI AKADEMISI - LLDIKTI mencatat jumlah profesor di Jawa Barat dan Banten sebanyak 317 orang. Dari jumlah tersebut 85?adi Jawa Barat dan 15?adi provinsi Banten. 

Lukman membeberkan, sekitar 12.500 dosen secara nasional, rata-rata hanya sekitar 3 % yang berhasil mencapai jabatan guru besar. 

“Sedangkan di wilayah Jawa–Banten, dari sekitar 317 dosen, persentase yang mencapai guru besar bahkan belum mencapai 1 % , yaitu hanya sekitar 0,6 % ,” kata dia. 

Ditinjau berdasarkan rentang usia, Lukman menyebut, rata-rata nasional capaian untuk bisa mencapai guru besar di umur 51 tahun. 

“Di wilayah Jawa–Banten, usia rata-rata dosen yang mencapai jabatan profesor saat ini adalah 64 tahun 5 bulan. Artinya, jika dalam waktu sekitar 6 bulan belum mencapai profesor, maka yang bersangkutan akan memasuki masa pensiun. Namun, apabila berhasil menjadi profesor, masa pengabdiannya dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun,” ucapnya. 

Selain itu, data di LLDikti Wilayah IV juga memperlihatkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jabatan profesor adalah antara 25 hingga 30 tahun, dengan rata-rata usia penyelesaian pendidikan S1 hingga S3 berada di sekitar 54 tahun.

Lukman tak menampik untuk bisa menjadi profesor butuh perjuangan yang panjang. Terlebih hadirnya 317 profesor bukan dari 420 perguruan tinggi yang ada. Namun, dari 65 perguruan tinggi, dengan 124 program studi. 

“Padahal kita punya 3.006 program studi. Idealnya satu program studi satu profesor, harusnya ada 3.006 profesor. Kalau satu perguruan tinggi satu profesor, harusnya ada 420 profesor. Tapi faktanya sampai hari ini kita baru punya 317 profesor,” katanya. 

Lukman juga menambahkan, dari ribuan program studi, persentase yang memiliki profesor sekira 5 % . 

Adapun prodi yang memiliki paling banyak profesor di bidang manajemen, akuntansi, ilmu hukum, agroteknologi, farmasi, dan kebijakan publik. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved