Kamis, 4 Juni 2026

70 Tahun Taruna Bakti: Teguh Membangun Pendidikan Multikultural

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan 70 tahun YTB sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Taruna Bakti
HUT KE-70 - Yayasan Taruna Bakti (YTB) memperingati Hari Ulang Tahun ke-70 pada Minggu, 1 Februari 2026 di GOR Yayasan Taruna Bakti, Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan 70 tahun YTB sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan yang membentuk generasi penerus bangsa yang multikultural, toleran, inklusif, dan berkarakter mulia. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Yayasan Taruna Bakti (YTB) memperingati Hari Ulang Tahun ke-70 pada Minggu, 1 Februari 2026 di GOR Yayasan Taruna Bakti, Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan 70 tahun YTB sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan yang membentuk generasi penerus bangsa yang multikultural, toleran, inklusif, dan berkarakter mulia.

Perayaan ini dihadiri oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, S.STP., M.Si., CRBD; Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si.; organ Yayasan Taruna Bakti (Pembina, Pengawas, Pengurus); guru-dosen-pegawai purnabakti; sivitas akademika; siswa dan mahasiswa; dan alumni lintas angkatan selama tujuh dekade. 

Rangkaian acara dimulai dengan nostalgia zaman sekolah bagi seluruh alumni dari tujuh dekade, sejumlah sekitar 500 orang alumni dari berbagai angkatan kembali berkumpul ke Taruna Bakti untuk merayakan HUT sekolah/kampusnya dulu sambil menjalin reuni dan silaturahmi yang tak lekang oleh waktu.

Saat acara perayaan dimulai, sesi pembukaan dimeriahkan oleh Taruna Bakti Senior Corps (Marching Band) SMP Taruna Bakti, kemudian dilaksanakan peluncuran buku 70 Tahun Yayasan Taruna Bakti yang menuliskan komitmen YTB dalam dunia pendidikan, hingga berbagai penampilan kolaboratif lintas jenjang pendidikan, dimulai dari Daycare, KB & TK Taruna Bakti, SD Taruna Bakti, SMP Taruna Bakti, SMA Taruna Bakti, dan Taruna Bakti University.

Acara juga dimeriahkan dengan persembahan Alumni Taruna Bakti dengan konsep pertunjukkan musik dan tari yang menginspirasi dengan tema budaya, tema gemar menabung, tema spiritual dan dilengkapi kolaborasi dengan pemusik berkebutuhan khusus, yaitu Defrey Adipratama.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Taruna Bakti, Ibramsyah Amir dalam sambutannya menyampaikan bahwa:

 “Di usia ke-70, YTB tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menatap masa depan dengan optimisme. Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan nilai-nilai luhur, YTB berkomitmen melahirkan insan unggul yang berkarakter mulia dan peduli lingkungan.” Kata Ibramsyah.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Taruna Bakti, Yudi Darma, mengapresiasi dedikasi seluruh sivitas akademika serta kepercayaan orang tua dan masyarakat.

“Semoga ke depannya Yayasan Taruna Bakti dapat bekerja lebih kuat & giat lagi agar menjadi organisasi yang lebih kuat serta modern dengan bantuan para Bapak & Ibu.”, ungkapnya.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna sekaligus Dosen Program Studi Seni Musik di Taruna Bakti University dalam sambutannya mengatakan bahwa:

“YTB ini menganut sistem pembelajaran toleransi yang patut menjadi contoh untuk sekolah-sekolah lain. Selamat Ulang Tahun Yayasan Taruna Bakti ke-70 Tahun. Semoga terus berkibar mendedikasikan diri pada dunia pendidikan di Jawa Barat khususnya.”, tuturnya

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, menekankan pentingnya bekerja dengan cepat, benar, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. I

a juga menggarisbawahi nilai-nilai budaya lokal Jawa Barat seperti Pancawaluya serta pentingnya pembauran dan multikulturalisme sekolah di Indonesia.

“Terdapat 2 poin yang disampaikan oleh Pak KDM, yaitu bekerja dengan baik & pamer pekerjaan dengan baik. Saat ini pertanggungjawaban birokrasi bukan hanya kepada ketua saja, namun bentuk pertanggungjawaban kepada publik untuk bekerja cepat & benar. Kemudian, harus menggali budaya lokal Jawa Barat, salah satunya Pancawaluya yang menjadi nilai-nilai masyarakat Jawa Barat, diantaranya nilai-nilai cageur, bener, pinter, siger. Yayasan Taruna Bakti juga diharapkan siap menghadapi Generasi Emas Indonesia, bukan menjadi bagian dari Generasi Cemas. Pembauran dan multikulturalisme sebagai napas utama Yayasan Taruna Bakti harus terus dipertahankan agar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya.”, ungkapnya.

Perayaan HUT ke-70 Yayasan Taruna Bakti semakin meriah dengan penampilan alumni angkatan 2011, Isyana Sarasvati. Sejak didirikan pada 12 Januari 1956 dengan semangat multikultural dan pembauran, Yayasan Taruna Bakti senantiasa berkomitmen mendukung kualitas pendidikan akademik dan nonakademik yang menjunjung tinggi harmonisasi dalam keberagaman agama, kepercayaan, suku, etnis, dan sosial budaya, serta menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) agar membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter mulia dan mampu berkiprah di tataran global.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved