Jumat, 8 Mei 2026

Banjir di Cirebon

Banjir Dua Hari Tak Surut, Warga Panguragan Cirebon Diserang Jamur Kulit, Pusing, Hingga Hipertensi

Di balik genangan setinggi betis hingga dada orang dewasa, keluhan kesehatan mulai bermunculan.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Eki Yulianto
GATAL - Sudah dua hari air banjir belum juga surut di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa 15 Desember 2025. Di balik genangan setinggi betis hingga dada orang dewasa, keluhan kesehatan mulai bermunculan. Gatal-gatal, pusing, hingga tekanan darah tinggi menyerang warga yang terpaksa bertahan di rumah-rumah mereka yang masih terendam. 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sudah dua hari air banjir belum juga surut di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Di balik genangan setinggi betis hingga dada orang dewasa, keluhan kesehatan mulai bermunculan.

Gatal-gatal, pusing, hingga tekanan darah tinggi menyerang warga yang terpaksa bertahan di rumah-rumah mereka yang masih terendam.

Senin (15/12/2025) siang, sejumlah warga, mayoritas ibu-ibu tampak mendatangi posko kesehatan mobile yang digelar di Blok 1 Desa Panguragan Kulon.

Dengan kaki masih basah dan sebagian dibalut sandal seadanya, mereka mengantre untuk memeriksakan kondisi tubuh yang mulai tak nyaman sejak banjir datang.

Sebagian besar warga mengeluhkan gatal hebat di kaki dan tangan.

Baca juga: Rumahnya Terendam Banjir, Ibu dan Bayi Usia 1 Minggu di Cirebon Terpaksa Dievakuasi

Jamur kulit dan kutu air mulai menyerang, dipicu oleh air banjir yang kotor dan tak kunjung surut.

Kondisi itu diperparah karena pemukiman masih terendam air setinggi 70 sentimeter hingga satu meter.

Muniroh (58), salah seorang warga Panguragan Kulon, mengaku sudah dua hari merasakan gatal-gatal di kaki dan tangannya.

ilustrasi kaki gatal ilustrasi gatal
GATAL - Sudah dua hari air banjir belum juga surut di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa 15 Desember 2025. Di balik genangan setinggi betis hingga dada orang dewasa, keluhan kesehatan mulai bermunculan. Gatal-gatal, pusing, hingga tekanan darah tinggi menyerang warga yang terpaksa bertahan di rumah-rumah mereka yang masih terendam.

Ia mengatakan, kondisi banjir membuat penyakitnya sulit sembuh.

“Ini kaki dan tangan gatal-gatal udah dua hari kemarin."

"Masih banjir ini rumah, masih kelem,” ujar Muniroh saat ditemui di posko kesehatan, Senin (15/12/2025).

Ia menyebut, keluhan serupa dialami banyak warga lainnya di lingkungan tempat tinggalnya.

“Yang dikeluhkan gatal-gatal. Ya banyak (warga) yang gatal-gatal,” ucapnya.

Muniroh mengaku, sudah mendapatkan obat dari petugas kesehatan, namun tetap khawatir karena kondisi rumahnya belum memungkinkan untuk hidup bersih.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved