Senin, 11 Mei 2026

Kunjungan ke Objek Wisata Citumang Pangandaran Mengalami Lonjakan Selama Libur Awal Mei 2026

Objek wisata body rafting Citumang, Kabupaten Pangandaran mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur awal Mei 2026. 

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/ Padna
BODY RAFTING - Aktivitas body rafting pada akhir pekan di sungai Citumang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Objek wisata body rafting di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur awal Mei 2026.  
Ringkasan Berita:
  • Objek wisata body rafting Citumang Pangandaran mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur awal Mei 2026
  • Puncak kunjungan terjadi pada 2 Mei 2026 dengan jumlah wisatawan mencapai 1.590 orang dalam sehari
  • Jumlah kunjungan pada 1 Mei 2026 tercatat sebanyak 373 wisatawan
  • Angka itu melonjak lebih dari empat kali lipat pada hari berikutnya
  • Sementara pada tanggal 3 Mei 2026, jumlah pengunjung wisata Citumang kembali menurun menjadi 270 wisatawan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Objek wisata body rafting Citumang di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur awal Mei 2026. 

Puncak kunjungan terjadi pada 2 Mei 2026 dengan jumlah wisatawan mencapai 1.590 orang dalam sehari.

Berdasarkan data, jumlah kunjungan pada 1 Mei 2026 tercatat sebanyak 373 wisatawan. Angka itu melonjak lebih dari empat kali lipat pada hari berikutnya. 

Sementara pada tanggal 3 Mei 2026, jumlah pengunjung wisata Citumang kembali menurun menjadi 270 wisatawan.

Mengantisipasi membludaknya wisatawan selama libur panjang dan rangkaian tanggal merah Mei 2026, pengelola Citumang memperketat pengamanan dan meningkatkan kesiapan pelayanan di kawasan wisata.

Baca juga: Inspektorat Pangandaran Dalami Dugaan Kejanggalan Proyek Relokasi Penghuni Eks Pasar Wisata Rp2 M

Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, mengatakan pengamanan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga medis, Basarnas, hingga aparat keamanan.

"Persiapannya seperti biasa. Kita mulai dari pengamanan, penyediaan tenaga kesehatan dan tenaga medis. Lalu dari Basarnas juga disiagakan," ujar Edi melalui seluler, Senin (11/5/2026) siang.

Selain itu, Pemerintah Desa Bojong pun turut menerjunkan personel Linmas untuk pengamanan jalur wisata dan pengaturan aktivitas pengunjung di sejumlah titik. 

Aparat TNI dan Polri juga disiagakan selama masa libur berlangsung."Kalau dari desa, tenaga pengamanan ada Linmas untuk pengamanan jalur, dari TNI dan Polri juga ada," katanya.

Ia berharap, seluruh unsur pengamanan dapat bekerja maksimal agar situasi wisata tetap aman dan kondusif selama libur panjang. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved