Senin, 20 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Waspada! Cuaca Ekstrem Hantam Pangandaran Hingga 29 Maret, Wisatawan Dilarang Berenang Lewati Rambu

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari imbau wisatawan waspadai cuaca ekstrem dan arus kuat di pantai hingga 29 Maret 2026.

Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Padna
DILARANG BERENANG - Tanda larangan berenang di Pantai Barat Pangandaran. Wisatawan diminta waspadai cuaca ekstrem di Pangandaran yang diprediksi berlangsung sampai 29 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Prediksi BMKG: Cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi diprediksi melanda Pangandaran mulai 24 hingga 29 Maret 2026.
  • Larangan Berenang: Wisatawan dilarang keras beraktivitas atau bermain air di area yang telah dipasangi rambu peringatan.
  • Imbauan Kapolres: AKBP Ikrar Potawari meminta pengunjung selalu mematuhi instruksi petugas di lapangan melalui pengeras suara, terutama saat cuaca memburuk pada sore hari.

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir.

Termasuk di kawasan objek wisata pantai yang saat ini masih ramai dikunjungi wisatawan pada momen libur Lebaran ini.

Hujan deras yang turun pada sore hari, disertai gelombang tinggi, arus kuat, dan angin kencang menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, khususnya pengunjung yang beraktivitas di pesisir pantai.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada 24 hingga 29 Maret 2026, termasuk di kawasan Pantai Pangandaran.

"Kami terus menyampaikan imbauan melalui pengeras suara kepada seluruh wisatawan agar berhati-hati saat beraktivitas, khususnya ketika berenang di pantai," ujar Ikrar kepada sejumlah wartawan di pantai Pangandaran, Jumat (27/3/2026) siang.

Wisatawan pun diminta tidak bermain air di area yang sudah dibatasi rambu-rambu peringatan karena berisiko tinggi akibat arus laut yang lebih kuat dari biasanya.

Baca juga: Bupati Pangandaran Segera Benahi Manajemen Parkir dan Shuttle di Kawasan Wisata

"Jangan berani bermain air di garis pantai yang sudah dibatasi. Arus berpotensi lebih kuat, sehingga harus diantisipasi dengan baik," katanya.

Selain itu, pihak kepolisian bersama unsur terkait pun rutin melakukan patroli di sejumlah titik rawan dengan dukungan peralatan keselamatan.

"Setiap waktu kami melakukan patroli rutin, terutama di lokasi yang rawan. Semua unsur kami turunkan ke lapangan demi keselamatan wisatawan," ucap Ikrar.

Ikrar pun mengingatkan agar para pengunjung selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu yang sudah dipasang demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. *

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved