Minggu, 3 Mei 2026

Bupati Pangandaran Segera Benahi Manajemen Parkir dan Shuttle di Kawasan Wisata

Bupati Pangandaran mengakui kekurangan pengelolaan wisata selama Lebaran 2026, terutama pada sistem parkir dan shuttle bus.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribun Jabar/Padna
WAHANA AIR - Wahana water sport di kawasan Pantai Timur Pangandaran yang mengalami lonjakan kunjungan wisatawan, Rabu (25/3/2026) siang 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, secara terbuka mengakui kekurangan pengelolaan wisata selama Lebaran 2026, terutama pada sistem parkir dan shuttle bus. 
  • Minimnya sosialisasi membuat wisatawan telantar berjalan kaki, ditambah jumlah armada yang hanya 12 unit untuk melayani 60 ribu orang. 
  • Citra bertanggung jawab atas lemahnya koordinasi SDM yang memicu kegagalan sistem one way, serta menjanjikan evaluasi total dan penambahan armada bus ke depannya.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengakui adanya sejumlah kekurangan dalam pengelolaan kawasan wisata selama libur Lebaran 2026.

Terutama terkait sistem parkir dan transportasi shuttle di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.

Citra menyebut, satu kendala utama adalah kurangnya sosialisasi kepada wisatawan terkait keberadaan shuttle bus yang disediakan di area parkir wisata (PW) Pangandaran.

"Masih banyak wisatawan yang belum mengetahui adanya shuttle bus. Di awal libur Lebaran, banyak yang mengira harus berjalan kaki dari lokasi parkir ke pantai," ujar Citra kepada Tribun Jabar di Pangandaran, Jumat (27/3/2026) siang.

Menurut Citra, saat ini sosialisasi mulai ditingkatkan sehingga keberadaan shuttle bus mulai diketahui dan dimanfaatkan oleh pengunjung.

Selain itu, ia pun mengakui bahwa jumlah armada shuttle yang tersedia belum sebanding dengan lonjakan jumlah wisatawan. 

"Saat ini, kan jumlah shuttle yang beroperasi di pantai Pangandaran hanya sebanyak 12 unit bus," katanya.

Kondisi tersebut semakin terasa saat puncak kunjungan pada Senin, 23 Maret 2026, ketika jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Pantai Pangandaran diperkirakan mencapai lebih dari 60 ribu orang dalam satu hari.

"Jumlah wisatawan yang sangat besar itu menyebabkan kepadatan, termasuk kemacetan di kawasan wisata," ucap Citra.

Secara terbuka, Citra mengakui bahwa kekurangan dalam pengelolaan itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pimpinan daerah.

"Kesalahan tentu ada di saya sebagai pemimpin. Dari sisi sumber daya manusia di kawasan wisata masih kurang, dan koordinasi saat itu juga belum optimal," ujarnya.

Karena, permasalahan koordinasi di lapangan turut memperparah kondisi lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah (one way) yang tidak berjalan maksimal.

"Yang seharusnya diberlakukan satu arah, namun di lapangan masih terjadi dua arah, sehingga menambah kepadatan," kata Ia.

Ke depannya, Citra berencana melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penambahan armada shuttle bus yang akan disesuaikan dengan tingkat kunjungan wisatawan. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved