Sosok Linmas yang Dibacok Residivis di Sumedang, Diberi Bantuan oleh Dedi Mulyadi
Kasus anggota Linmas dibacok residivis di Sumedang menarik perhatian Dedi Mulyadi. Terungkap sosoknya ternyata berdedikasi meski honor minim.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Ringkasan Berita:
- Insiden Pembacokan: Deni Nugraha, seorang anggota Linmas Desa Sayang, Jatinangor, menjadi korban pembacokan oleh seorang residivis bernama Agus.
- Dedikasi Honor Minim: Di balik musibah tersebut, terungkap sosok Deni sebagai pejuang nafkah yang berdedikasi. Meski hanya menerima honor minim per bulan, ia tetap semangat melayani masyarakat.
- Apresiasi: Kisah ini menarik simpati Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang kemudian memberikan bantuan tunai sebesar Rp3 juta untuk biaya pengobatan.
TRIBUNJABAR.ID - Beberapa waktu lalu, kasus seorang anggota linmas dibacok residivis di Sumedang, viral di media sosial.
Diketahui anggota linmas tersebut dibacok pelaku diduga kesalahpahaman.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kronologi insiden itu bermula ketika dua hari sebelum terjadi pembacokan, pelaku memalak korban sejumlah uang saat sedang melakukan pengaturan lalu lintas.
Pelaku bernama Agus merupakan residivis yang merasa lahan parkirnya diambil alih.
Padahal, anggota linmas itu berada di kawasan itu untuk membantu masyarakat menyeberang.
Baca juga: Muncul di Lebaran 2026, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Pembuat Konten Hoaks
Namun, niat tulus tersebut berbuah petaka pada suatu hari saat ia sedang menjalankan tugas piket desa.
Agus mendatangi anggota linmas itu dan melontarkan tuduhan palsu telah melakukan pungutan liar (pungli) parkir.
Kesalahpahaman ini dipertegas oleh keterangan Bu Jamilah, ibu pelaku, yang menyatakan bahwa anggota linmas itu murni membantu warga dan tidak pernah meminta uang parkir.
Ketegangan memuncak ketika Agus atau pelaku menarik paksa anggota linmas tersebut.
Karena mencoba membela diri dengan mendorong pelaku, pria tersebut justru mencabut senjata tajam dan menyerang Pak Deni secara membabi buta.
"Waktu itu saya refleks melawan karena ditarik-tarik," ujar Pak Deni saat menceritakan kembali peristiwa tersebut.
Akibat serangan tersebut, korban menderita luka bacok serius di bagian kepala yang memerlukan 19 jahitan.
Kasus ini menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi berkesempatan menghubungi anggota linmas yang menjadi korban itu melalui sambungan video call, dikutip dari tayangan Youtube-nya, Minggu (22/3/2026).
| Soroti Kasus Bayi Meninggal dalam Kandungan di Sumedang, DPRD Jabar Minta Perkuat Edukasi Kesehatan |
|
|---|
| Diserang Video Viral Warga Kaltim dan Pangandaran, Dedi Mulyadi Ogah Marah Malah Kirim Bantuan |
|
|---|
| Ke Papua, Dedi Mulyadi Soroti Pengetahuan Masyarakat Adat, Puji Rumah Korowai Sains Tingkat Tinggi |
|
|---|
| Disidak Dedi Mulyadi, DLH Kota Bandung Butuh Waktu 3 Hari Angkut 560 Ton Sampah di TPS Ciwastra |
|
|---|
| Dituduh Menipu dan Dilecehkan Lewat Video, Dedi Mulyadi Beri Respons Bijak dan Bantuan Nyata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/LINMAS-DIBacok-di-sumedang.jpg)