Minggu, 10 Mei 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Siap Hadapi Arus Mudik, Polres Sukabumi Maksimalkan Tol Bocimi Seksi 3 & Sistem One Way

Sambut Lebaran 2026, Polres Sukabumi kerahkan 750 personel gabungan. Fokus pengamanan arus mudik lewat Tol Bocimi Seksi 3 dan sistem one way

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/M RIZAL JALALUDIN
MUDIK LEBARAN - Kapolres Sukabumi, AKBP Samian (tengah) saat memberikan arahan dalam Tactical Floor Game (TFG) untuk pengamanan mudik lebaran, wilayah utara Sukabumi jadi prioritas pengamanan mudik, fungsional tol Bocimi seksi 3 diandalkan, Kamis (12/3/2026). 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sebanyak 750 personil gabungan TNI Polri, Pemerintah Daerah dan intansi terkait lainnya dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan libur lebaran 2026.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengatakan, 750 personil itu akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan yang telah disiapkan, untuk memastikan keamanan para pemudik dan juga wisatawan saat libur lebaran nanti.

"Kita siagakan secara maksimal seluruh personil Polres Sukabumi itu siaga untuk melakukan kegiatan pengamanan selama hari raya Idul Fitri dan juga liburan."

"Untuk yang kita sebar di pos-pos kurang lebih 750, tentunya itu personil gabungan dari Polres Sukabumi, kemudian juga dari TNI dan juga dari Pemerintah Daerah, intinya kita tempatkan di pos-pos yang ada, ada pos terpadu, kemudian ada pos pelayanan dan juga pos pengamanan," ujar Samian usal apel gelar pasukan di Cangehgar, Kamis (12/3/2026).

Samian menjelaskan, persimpangan jalan menjadi salah satu titik yang akan disiagakan personil untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Saat arus mudik, menurut Samian, wilayah utara menjadi fokus pengamanan arus lalu lintas, karena mobilitas masyarakat akan lebih dominan di wilayah itu.

Baca juga: Jalan Cianjur-Purwakarta Rusak, Dedi Mulyadi Ancam Stop Paket Proyek Jika Tak Segera Diperbaiki

Terutama pemudik yang dari wilayah Jabodetabek menuju Sukabumi Raya, mulai dari Cicurug, Parungkuda, Cibadak, dan seterusnya, pihaknya akan memaksimalkan pengamanan, serta memaksimalkan penggunaan tol Bocimi seksi 3 yang akan difungsionalkan saat arus mudik dan arus balik.

"Di situ kita tempatkan personil untuk melakukan pengaturan dan tentunya kita maksimalkan operasional dari tol fungsional Bocimi 3A, jadi itu kita maksimalkan fungsinya."

"Sehingga bisa mengurai kemacetan yang dari Parungkuda bisa terpecah menuju ke tol fungsional yang menuju Karangtengah," ucap Samian.

Sementara saat H+ Idul Fitri atau hari libur lebaran, fokus pengamanan beralih ke jalur wisata, terutama wisata pantai selatan.

Samian menjelaskan, oneway akan menajdi opsi pengaturan arus lalu lintas ketika terjadi kepadatan di jalur wisata.

"Untuk H+ masyarakat sudah mulai selesai berkunjung ke keluar dan juga dilanjutkan dengan berekreasi atau jalan-jalan, maka kepadatan lebih banyak di tempat wisata. Kalau tempat wisata di utara kecenderungannya masyarakat tertentu, sehingga tidak terlalu padat, namun pada saat liburan H+ itu kebanyakan di wilayah selatan, yang paling banyak ada di Ujunggenteng, kemudian di Cisolok Karanghawu dan juga Citepus," ungkap Samian.

"Maka kita akan lakukan pengetatan, kalau padat kita akan lakukan oneway menuju ke arah pantai, kemudian pada saat nanti jam sore kita akan buat oneway untuk meninggalkan area pantai menuju ke arah kota," ujar Samian.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved