Rabu, 6 Mei 2026

Teror Ular Sanca di Jalan Sudirman Sukabumi, Pernah Gigit Warga, 1 Ekor Diamankan

Anak ular sanca kembali diamankan oleh warga di trotoar Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi

Tayang:
Tribun Jabar/M RIZAL JALALUDIN
ULAR SANCA - Penampakan anak ular sanca yang diamankan warga di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sebulan lalu ditemukan lebih dari 20 ekor anak ular sanca, teror ular ini membuat warga khawatir. 
Ringkasan Berita:
  • Anak ular sanca kembali diamankan oleh warga di trotoar Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (25/1/2026).
  • Sekitar satu bulan lalu tepat tanggal 9 Desember 2025, puluhan ekor ular sanca ditemukan di gorong-gorong trotoar Jalan Jenderal Sudirman
  • Kemunculan ular ini membuat khawatir, terutama bagi pemilik warung. Pemilik warung pernah ada yang digigit ular.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Anak ular sanca kembali diamankan oleh warga di trotoar Jalan Raya Jenderal Sudirman, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (25/1/2026).

Diketahui, sekitar satu bulan lalu tepat tanggal 9 Desember 2025, puluhan ekor ular sanca ditemukan di gorong-gorong trotoar Jalan Jenderal Sudirman ini, tepatnya di depan Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Ular sanca merupakan jenis ular yang tidak berbisa. Ular ini melilit mangsanya hingga kehabisan napas sebelum menelannya utuh. Habitatnya tersebar di hutan tropis. 

Hewan ini dikenal dengan tubuhnya yang panjang dan kuat, mampu mencapai belasan meter pada beberapa spesies.

Salah seorang pemilik warung, Libra Rustiana, mengatakan, pagi tadi diamankan satu ekor ular sanca dengan panjang sekitar 50 senti meter. Satu bulan lalu diamankan 20 ekor lebih anak ular sanca.

"Masih tidak jauh pada saat dulu ditemukan 23 ekor, persis di lokasi itu, tapi masih dibawah itu gede ularnya, tepatnya di bawah trotoar. Indukannya sampai sekarang gak ada ditemukan," ujar Libra kepada Tribunjabar.id.

Baca juga: Julukan Baru Dika Bocah Penakluk Ular yang Viral, Disebut Dedi Mulyadi Titisan Panji Petualang

Menurut Libra, kemunculan ular ini membuat khawatir, terutama bagi pemilik warung. Libra mengatakan, pemilik warung pernah ada yang digigit ular.

"Justru makanya yang punya warung pernah digigit ular dua-duanya suami dan istri, mereka ketakutan kalau ada ular, jangankan ular yang kaya gini, ular biasa juga takut," kata Libra.

Bahkan, tak hanya pernah menggigit warga, ternak ayam milik warga yang tidak jauh dari lokasi juga pernah ada yang hilang diterkam ular.

"Bahkan di warga juga di bawah ayamnya ada yang hilang ternyata sama ular dan ularnya dapet," ucap Libra.* 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved