Kabupaten Indramayu Dikepung Banjir, Warga Terpaksa Mengungsi
Wilayah Kabupaten Indramayu tampaknya dikepung banjir akibat hujan deras yang melanda sejak beberapa hari terakhir.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:1. Sejumlah Daerah di Indramayu yang terendam banjir2. Dampak banjir tidak saja merendam rumah warga tapi juga jalan-jalan utama3. Pendirian posko banjir bagi warga terdampak
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Wilayah Kabupaten Indramayu tampaknya dikepung banjir akibat hujan deras yang melanda sejak beberapa hari terakhir.
Bahkan, sejumlah desa yang berada di pusat Kabupaten Indramayu, di antaranya, Desa Pekandanganjaya, dan Desa Indramayu, Kecamatan Indramayu, juga turut terendam banjir.
Pantauan Tribuncirebon.com, ketinggian air di kawasan permukiman warga, areal persawahan, hingga jalan raya, di dua desa tersebut berkisar antara 15 cm - 60 cm.
Kondisi air yang masuk ke dalam rumah seolah memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman, tetapi tidak sedikit juga yang memilih bertahan di rumahnya masing-masing.
Beberapa titik di ruas jalan Indramayu - Jatibarang yang masuk wilayah Desa Pekandanganjaya juga tampak terendam banjir, sehingga para pengendara harus lebih berhati-hati.
Baca juga: Hadapi Ancaman Bencana di Awal 2026, Pemkab Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Selain itu, di salah satu titik terlihat diberlakukan rekayasa contra flow, karena ketinggian airnya kira-kira mencapai 60 cm, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan baik sepeda motor maupun mobil.
Warga Desa Pekandanganjaya, Rafi (60), mengatakan, rumahnya terendam banjir sejak dua hari lalu, dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda bakal surut.
Namun, ia memilih tetap bertahan di rumahnya meski seluruh anggota keluarganya telah mengungsi ke kediaman kerabatnya yang lebih aman, dan tidak terendam banjir.
"Kalau tidak ada yang menjaga rumah khawatir barang-barangnya hilang, sehingga saya tetap di rumah. Anak saya juga masih sering menengok ke sini sekadar mengantar makanan atau melihat konsisi rumah," kata Rafi saat ditemui di kediamannya, Sabtu (24/1/2026).
Rafi yang mengenakan singlet putih dan celana pendek itu pun turut menunjukkan kondisi ruang tamu hingga ruang keluarga rumahnya yang terendam banjir setinggi kira-kira 30 cm - 40 cm.
Lemari kayu setinggi kira-kira 2,5 meter di sudut ruang yang menjadi tempat penyimpanan televisi tabung berukuran 14 inchi juga bagian bawahnya tampak terendam air.
Baca juga: Bekasi dan Karawang Dikepung Banjir: 21.260 KK Terdampak, BPBD Jabar Siaga 24 Jam!
Sejumlah barang elektronik hingga barang-barang kecil pun terlihat disimpan di atas meja maupun kursi agar tidak hanyut terbawa banjir.
Tirai berwarna krem yang menghiasi pintu-pintu yang membatasi ruang keluarga dengan kamar dan ruang makan pun tampak diikat hingga ke bagian tengahnya agar tidak terendam air.
| Bupati Indramayu Lucky Hakim Sampaikan Amanah, Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Atlet Difabel |
|
|---|
| Ada Nobar Persija vs Persib Bandung di Indramayu, Terbuka untuk Umum, Ini Lokasi dan Jadwalnya |
|
|---|
| RUMTARA Siap Huni untuk Penyintas Banjir dan Longsor Aceh, dari Agung Podomoro Land |
|
|---|
| Pertama dalam 15 Tahun Terakhir, DPUPR Indramayu Normalisasi Saluran Irigasi di Jalan Talang Tembaga |
|
|---|
| Sungai Cibeet Meluap di Tengah Kemarau, Desa Karangligar Karawang Terendam Banjir Hingga Tujuh RT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-warga-yang-terendam-banjir-di-DesaKecamatan-Indramayu.jpg)