Sabtu, 9 Mei 2026

Update Kasus Pelecehan Driver Online Cirebon: Korban Sudah Visum, Polisi Buru Oknum Driver Ojol

Keluarga korban pelecehan driver online di Cirebon apresiasi respons cepat Polres Ciko.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Eki Yulianto
LAPOR POLISI - Kuasa hukum (kiri) dan paman korban (kanan) saat menunjukkan surat resmi pelaporan dugaan pelecehan ke Polres Cirebon Kota, Selasa 13 Januari 2026. Keluarga korban pelecehan driver online di Cirebon apresiasi respons cepat Polres Ciko. Korban RA (17) dilecehkan saat hendak latihan bola hingga diajak ke rumah kosong. Simak kronologi lengkapnya! 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pihak keluarga RA (17), remaja atlet sepak bola yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum driver taksi online di Kota Cirebon, mengapresiasi langkah cepat Polres Cirebon Kota (Ciko).

Bagi keluarga, kasus ini bukan sekadar perkara hukum, melainkan perjuangan mengembalikan rasa aman anak di ruang publik.

Apresiasi Respons Cepat Unit PPA Polres Ciko

Paman korban sekaligus kuasa hukum keluarga, Indra Gustiawan SH, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ciko.

"Penyidik langsung merespons kami; keluarga diminta membuat laporan resmi dan langsung dimintai keterangan terkait kejadian yang dialami keponakan saya," ujar Indra di Polres Cirebon Kota, Selasa (13/1/2026).

Hasil Visum RSUD Gunung Jati Jadi Kunci

Baca juga: Update Pelecehan Anak oleh Driver Taksi Online di Cirebon: Akun Pelaku ME Dibekukan

Sebagai langkah pembuktian, korban telah menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh. 

Keluarga memastikan seluruh prosedur hukum diikuti dengan ketat agar pelaku tidak bisa mengelak.

"Keponakan saya sudah menjalani visum kemarin di RSUD Gunung Jati. Hasilnya akan langsung dikirimkan kepada pihak penyidik untuk memperkuat berkas perkara," jelas Indra.

LAPOR POLISI - Kuasa hukum (kiri) dan paman korban (kanan) saat menunjukkan surat resmi pelaporan dugaan pelecehan ke Polres Cirebon Kota, Selasa 13 Januari 2026.
LAPOR POLISI - Kuasa hukum (kiri) dan paman korban (kanan) saat menunjukkan surat resmi pelaporan dugaan pelecehan ke Polres Cirebon Kota, Selasa 13 Januari 2026. (Tribun Jabar/Eki Yulianto)

Kronologi Pilu: Dilecehkan Saat Hendak Latihan Bola

Peristiwa traumatis ini bermula pada Senin (5/1/2026) saat RA memesan taksi online menuju lokasi latihan sepak bola di Argasunya.

Namun, di tengah perjalanan, oknum driver berinisial ME mulai bertindak tak senonoh.

"Tangan keponakan saya ditarik paksa, pelaku mencium pipi dan bibir korban di wilayah Kalijaga."

"Bahkan, pelaku memasukkan tangan ke dalam baju dan meremas payudara korban," ungkap Indra dengan nada geram.

Modus Pelaku: Ajak Korban ke Rumah Kosong

Kejadian semakin mencekam saat pelaku tidak mengantar korban ke alamat tujuan, melainkan memutar jalur ke arah Terminal.

Di tengah jalan, pelaku melontarkan kalimat tidak pantas dan mencoba menculik korban ke rumahnya.

"Pelaku bilang rumahnya kosong, istrinya sudah meninggal, dan mengajak korban ke sana. Beruntung keponakan saya menolak karena takut," tambahnya.

Korban akhirnya diturunkan di kawasan Ciremai Raya dan terpaksa berjalan kaki menembus banjir untuk sampai ke rumah.

Polisi Buru Pelaku, Akun Driver Dibekukan

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved