Dari TKW 16 Tahun di Arab Saudi, Atik Banting Setir Jadi Pencuci Tray MBG Lepas Gaji Besar
Atik (47) mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang banting setir jadi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pencuci tray MBG
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Inilah kisah Atik (47) mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang banting setir menjadi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Meski telah 16 tahun bekerja menjadi TKW, Atik memilih menutup lembaran lama hidupnya.
Atik kini memilih menjadi pegawai pencuci tray Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pulang ke kampung halamannya di Karawang.
Diketahui Atik kini bekerja sebagai pencuci tray MBG di SPPG Sarijaya Majalaya Polres Karawang.
Ada alasan di balik keputusannya itu, selain mengabdi menjadi relawan MBG, pekerjaan tersebut ternyata diambil Atik demi lebih dekat dengan keluarga.
Baca juga: Kisah Tunjinah TKW asal Indramayu Kerja di Hong Kong Digaji 10 Juta Sebulan Demi Anak
Mengurungkan Niat Kembali ke Luar Negeri
Keputusan Atik menjadi pencuci tray MBG itu setelah ia mengurungkan niat kembali bekerja ke luar negeri.
Sebelumnya, Atik sempat berencana kembali bekerja ke Arab Saudi karena alasan ekonomi.
Namun rencana itu berubah ketika ia mendengar pembukaan lowongan relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sarijaya Majalaya, Polres Karawang.
“Sempat ingin ke luar negeri lagi, tapi ada SPPG buka lowongan. Saya daftar dan alhamdulillah sekarang kerja di sini,” ujar Atik, dikutip dari TribunBekasi.com, Senin (15/11/2025).
16 Tahun Jadi TKW di Arab Saudi
Diketahui, Atik telah bekerja sebagai TKW di Arab Saudi selama 16 tahun.
Selama 16 tahun itu, Atik berpindah-pindah kerja di beberapa kota di Arab Saudi, seperti Jeddah, Madinah, dan Mekkah.
Atik baru kembali ke Indonesia tiga tahun terakhir.
Lepas Penghasilan Besar
Keputusan Atik banting setir menjadi pencuci tray MBG tentu membuatnya harus melepas penghasilan besarnya di liar negeri.
Atik mengakui penghasilannya di luar negeri jadi TKW itu jauh lebih besar daripada gajinya sebagai pencuci MBG tersebut.
| Terungkap Motif Pembunuhan Cicih di Bandung Barat, Pelaku Sakit Hati hingga Menaruh Dendam |
|
|---|
| Babak Baru Kasus Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya, Berkas Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan |
|
|---|
| Warga Sumedang Diimbau Tak Pakai Plastik untuk Bungkus Daging kurban, Dony: Bisa Pakai Bongsang |
|
|---|
| Kronologi Tawuran Maut di Pantura Indramayu: Bermula dari Janjian Lewat WA, 1 Pelajar Tewas |
|
|---|
| Lokasi Nobar Akbar Persib vs Persija di Purwakarta, Sumedang, dan Karawang: Cek Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kisah-Atik-TKW-16-tahun-di-Arab-Saudi-banting-setir-jadi-pencuci-tray-MBG.jpg)