Akses Sukabumi-Sagaranten Terputus, Banjir Genangi Jalan hingga Ketinggian Semeter
Akses jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi dengan Sagaranten, tepatnya di sekitar Pasar Purabaya, belum bisa dilewati.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Akses jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi dengan Sagaranten, tepatnya di sekitar Pasar Purabaya, belum bisa dilewati. Jalan tergenang air setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi.
Banjir datang sejak pukul 14.00 WIB, Selasa (21/10/2025). Ketinggian air dilaporkan mencapai satu meter di beberapa titik terdampak.
"Sampai saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat belum bisa melintas. Jalur tersebut merupakan jalan provinsi yang cukup vital bagi aktivitas warga," ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto, Rabu (22/10/2025).
Yanto mengatakan, banjir merendam wilayah RT 01 RW 01 di Kampung Purabaya, Desa Purabaya.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembacok Pelajar SMK di Sukabumi Saat Pergi Sekolah
"Untuk panjangnya 100 sekitar meter. Semua kendaraan terhenti dengan ketinggian air sekitar satu meter," ucapnya.
Upaya penanganan dan pemantauan terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kapolsek Purabaya, personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta para relawan.
Pendataan terkait rumah dan berapa jiwa yang terdampak dari banjir masih dilakukan.
Baca juga: NASIB Pilu Suheni di Sukabumi, Bertahan Hidup dari Belas Kasihan Tetangga
"Kami belum melakukan asesmen menyeluruh ke warga karena fokus pada penanganan awal dan evakuasi. Data sementara menunjukkan satu titik terdampak banjir. Aliran listrik sampai saat ini masih menyala, belum adanya pemadaman," tutup Yanto. (*)
| Jalur Pantura Cirebon Mulai Normal, tapi Ribuan Rumah di Pangenan Masih Tenggelam Banjir Kiriman |
|
|---|
| Rumah di Kecapi Cirebon Terbakar setelah Banjir Surut, Dokumen Tanah Hangus |
|
|---|
| Kisah Sabar Bawa Truk Menuju Cirebon malah Terjebak 3 Jam akibat Banjir, Tak Bergerak sejak Subuh |
|
|---|
| Jalur Pantura Cirebon Lumpuh Akibat Banjir Luapan Sungai, Kendaraan Mengular Panjang |
|
|---|
| Sapi Kurban di Sukabumi Jadi Langganan Pejabat, Harga Variatif Mulai Rp17,5 Juta Per Ekor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Air-menggenang-di-jalan-provinsi-yang-menghubungkan-Sukabumi-dengan-Sagaranten.jpg)