Gerah! Suhu Udara di Majalengka Tembus 37,6 Derajat Celsius, Tertinggi di Jatiwangi
Suhu udara di Kecamatan Majalengka, Majalengka sudah mencapai 34 derajat celsius, dengan suhu terasa mencapai 38 derajat celsius
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Adim Mubaroq
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Suhu udara di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) dalam beberapa hari terakhir mencapai level tinggi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kertajati mencatat suhu maksimum mencapai 37,6 derajat Celsius, dan kondisi panas ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober 2025.
Prakirawan BMKG Kertajati, Dyan Anggrainy, menjelaskan bahwa peningkatan suhu udara ini dipicu oleh pergerakan posisi Matahari yang kini berada tepat di atas wilayah Jawa.
Baca juga: Wargi Jabar Masih Harus Tahan Gerah, Cuaca Panas Diprediksi Berlangsung hingga Awal November
“Kondisi suhu tinggi selama beberapa hari terakhir disebabkan posisi Matahari mulai bergerak ke selatan garis ekuator. Artinya, saat ini posisi Matahari sedang berada di atas wilayah Jawa,” ujar Dyan, Kamis (16/10/2025).
Selain faktor astronomis, lanjut Dyan, minimnya tutupan awan juga memperkuat efek panas terik di siang hari.
“Sedikitnya awan menyebabkan sinar matahari langsung menembus tanpa penghalang. Itu sebabnya siang hari terasa lebih panas dibanding biasanya,” jelasnya.
Wilayah Ciayumajakuning saat ini memasuki masa pancaroba, yaitu peralihan dari kemarau ke musim hujan. Pada masa ini, biasanya siang terasa sangat panas namun potensi hujan muncul pada sore hingga malam hari.
BMKG mencatat, suhu udara tertinggi di Ciayumajakuning pada 14 Oktober 2025 mencapai:
- 37,6 derajat celsius di Jatiwangi (Majalengka)
- 35,2 derajat celsius di Penggung (Cirebon)
- 35,2 derajat celsius di Kertajati (Majalengka)
Menurut catatan historis BMKG, suhu udara di wilayah ini bahkan pernah menyentuh 40 derajat celsius pada 12 Oktober 2002, saat terjadi fenomena El Nino.
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Panas Menyengat dalam Beberapa Hari Ini, Bakal Berlangsung sampai Akhir Oktober
“Tahun ini belum menunjukkan indikasi suhu ekstrem hingga 40 derajat celsius. Namun potensi suhu di atas 37 derajat celsius masih mungkin terjadi hingga akhir Oktober,” tutur Dyan.
Pantauan BMKG pada Kamis (16/10) pukul 12.00 WIB menunjukkan suhu udara di Kecamatan Majalengka, Majalengka sudah mencapai 34 derajat celsius, dengan suhu terasa mencapai 38 derajat celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga hidrasi tubuh, menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama, dan memperbanyak konsumsi air putih.
“Kondisi panas ekstrem meningkatkan risiko dehidrasi dan kelelahan akibat panas (heat exhaustion),” imbau Dyan.
| 71 Ribu Sekolah di Indonesia Masuk Target Revitalisasi Tahun Ini, Majalengka Usulkan 323 Sekolah |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Tekankan Pentingnya Kejelasan Norma dalam Raperda Baru di Kabupaten Majalengka |
|
|---|
| Getaran Misterius di Cirebon hanya Terekam 1 Sensor, BMKG: Belum Bisa Dipastikan |
|
|---|
| Daftar 10 SPPG di Majalengka yang Dihentikan Sementara, Terbanyak gara-gara IPAL Tak Sesuai Standar |
|
|---|
| Ratusan Botol Miras Disita di Majalengka, Polisi Juga Ringkus Pengedar Obat Terlarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ilustrasi-cuaca-panas-heathwave.jpg)