Senin, 1 Juni 2026

Proyek Tol Getaci Dimulai, Disparbud Pangandaran: Potensi Besar Dongkrak Kunjungan Wisata

Selama ini, perjalanan dari Bandung menuju Pangandaran memakan waktu hingga 5 jam

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Padna
TOL GETACI - Nana Sukarna Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran. Pemerintah Kabupaten Pangandaran mendukung penuh pembangunan Tol Getaci dari sisi tata ruang serta siap menyelaraskan program pembangunan 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Proyek pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jawa Barat, membawa harapan besar bagi pengembangan wilayah di Priangan Timur, khususnya sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran.

Tol Getaci dirancang membentang sepanjang 206,65 kilometer, menghubungkan Kota Bandung hingga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan melintasi sejumlah daerah seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. 

Proyek ini bakal menjadi satu tol terpanjang yang membelah kawasan pegunungan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Nana Sukarna, menyampaikan, kehadiran tol Getaci akan membuka aksesibilitas lebih luas dan cepat menuju destinasi wisata unggulan Pangandaran.

"Kehadiran tol ini dipandang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mempercepat mobilitas masyarakat," ujar Nana dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Kamis (25/9/2025) sore.

Baca juga: NASIB Proyel Tol Getaci yang Akan Hubungkan Bandung dengan Cilacap di Jawa Tengah, Beroperasi 2029

Pemerintah Kabupaten Pangandaran pun mendukung penuh pembangunan tol dari sisi tata ruang serta siap menyelaraskan program pembangunan daerah dengan rencana pembangunan infrastruktur itu.

"Kami juga siap menyiapkan regulasi pendukung agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat," katanya.

Selama ini, perjalanan dari Bandung menuju Pangandaran memakan waktu hingga 5 jam dengan jarak tempuh sekitar 260 kilometer melalui jalan nasional yang berkelok. 

Dengan hadirnya tol Getaci, jarak dan waktu tempuh diperkirakan akan berkurang signifikan, sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi wisatawan.

Nana berharap, pembangunan tol ini berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM lokal, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

"Dengan akses yang semakin mudah dan cepat, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat, baik domestik maupun mancanegara. Karena ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru," ucap Nana.

Pembangunan tol Getaci akan dilakukan dalam empat seksi besar. Dimulai dari Junction Gedebage di Kota Bandung, jalan tol akan melewati Majalaya dan Nagreg menuju Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer. 

Selanjutnya, seksi kedua akan menghubungkan Garut hingga Tasikmalaya sejauh 50,32 kilometer 

Seksi ketiga merupakan jalur terpanjang, yakni, 76,78 kilometer, melintasi wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Kalipucang di Pangandaran. 

Perjalanan akan berakhir di Kabupaten Cilacap melalui ruas keempat sepanjang 34,35 kilometer dari Kalipucang. *

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved