Bapenda Jabar: Pembayaran Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat Finpay dan e-Wallet
Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit berlogo Visa atau Mastercard, serta e-wallet.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat kembali meluncurkan inovasi untuk mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban pajak kendaraan tahunan.
Melalui aplikasi Sapawarga, kini tersedia tambahan fitur pembayaran menggunakan Finpay maupun e-wallet sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan dalam menyelesaikan kewajiban mereka.
Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menuturkan bahwa pihaknya terus memusatkan perhatian pada penyediaan layanan yang praktis dan ramah pengguna.
Ia menyebutkan, berbagai langkah tersebut dirancang berdasarkan analisis dan data yang terus diperbarui agar layanan tetap relevan dengan kebutuhan publik.
“Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit berlogo Visa atau Mastercard, serta e-wallet yang terhubung dengan ShopeePay,” ucap Asep, 16 September 2025.
“Layanan baru ini diharapkan memperluas pilihan masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya, sekaligus upaya kami mendukung percepatan transformasi digital di sektor pelayanan publik,” dia melanjutkan.
Asep juga menjelaskan bahwa pembaruan ini merupakan bagian dari kerja sama erat antara Bapenda Jabar, Polda Jabar, dan Jasa Raharja yang tergabung dalam Tim Pembina Samsat Jawa Barat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menciptakan pelayanan yang optimal bagi seluruh warga.
Dalam kesempatan yang sama, ia menambahkan, Bapenda Jabar terus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih ramah bagi Wajib Pajak Difabel. Berbagai sarana aksesibilitas telah dihadirkan untuk mendukung kelompok masyarakat dengan kebutuhan khusus.
Beberapa fasilitas yang tersedia mencakup konten informasi menggunakan bahasa isyarat, chatbot yang dirancang inklusif bagi difabel, formulir Braille, hingga fitur aksesibilitas pada situs resmi Bapenda. Selain itu, terdapat inovasi “Sora Bapenda Jabar,” yaitu layanan berbentuk audio yang bisa diakses melalui WhatsApp Chatbot serta laman khusus guna membantu Teman Netra mendapatkan informasi dengan mudah.
Menurut Asep, langkah-langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem layanan pajak yang lebih transparan, menyeluruh, dan berkesinambungan. Dengan begitu, masyarakat dari berbagai kalangan dapat menjangkaunya tanpa hambatan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua kelompok masyarakat mendapatkan layanan yang sama, termasuk mengakses informasi. Inovasi digital yang kami hadirkan bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang keberpihakan pada prinsip keadilan dan keterjangkauan,” ujarnya.
Rangkaian inovasi yang digagas Bapenda Jabar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak, sekaligus membawa dampak positif terhadap pembangunan dan pertumbuhan daerah di Jawa Barat.
| Dedi Mulyadi Minta Samsat Jabar Tiru Bank: Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit, Semua Harus Mudah |
|
|---|
| Pakar Hukum: Penghapusan KTP saat Bayar Pajak Kendaraan Tak Sesuai Aturan, Tapi Banyak Manfaatnya |
|
|---|
| Cerita Sri: Dulu Enggan Bayar Pajak karena Ribet, Kini Dipermudah Tanpa KTP Pemilik Pertama |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bikin Bayar Pajak Kendaraan Lebih Gampang, Samsat di Sukabumi Masih Terlihat Sepi |
|
|---|
| Sosok Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung yang Dinonaktifkan Dedi Mulyadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20250409_GANI_Samsat_Soreang_13.jpg)