Minggu, 17 Mei 2026

Wisatawan Serbu Pantai Pangandaran saat Libur Panjang, Petugas Patroli 2 Jam Sekali

Lonjakan pengunjung itu membuat aparat kepolisian dan unsur pengamanan lain meningkatkan patroli dan pengawasan di area wisata

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun jabar/ Padna
JAGA WISATAWAN - Petugas kepolisian ingatkan wisatawan agar tidak beraktivitas bermain air di titik-titik rawan yang sudah di pasang bendera merah larangan berenang di Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (6/9/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Libur panjang akhir pekan, wisatawan memadati kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (6/9/2025) pagi. Selain Pantai Barat Pangandaran, wisatawan juga memadati Pantai Timur Pangandaran.

Tentu, lonjakan pengunjung itu membuat aparat kepolisian dan unsur pengamanan lain meningkatkan patroli dan pengawasan di area wisata pantai.

Kasatpol Airud Polres Pangandaran, Iptu M Anang Tri Sodikin, mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Unit Satuan Sabhara, TNI AL, dan Balawista Pangandaran untuk melakukan pengamanan intensif selama libur long weekend.

Baca juga: Momen Libur Panjang, Wisatawan Serbu Pantai Barat Pangandaran

"Libur long weekend ini, kita bersama-sama melakukan pengamanan pantai karena kunjungan wisatawan meningkat dibandingkan akhir pekan biasanya," ujar Iptu Anang kepada Tribun Jabar di Pantai Barat Pangandaran, Sabtu pagi.

Patroli dilakukan secara rutin dengan menyusuri bibir Pantai Pangandaran untuk memastikan keselamatan wisatawan

Petugas melakukan pengecekan setiap dua jam sekali dari Pos 5 hingga Pos 1, terutama untuk mengingatkan pengunjung agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar air.

"Kita tidak mau ambil risiko. Dua jam sekali kita cek kondisi di lapangan untuk memastikan wisatawan tidak berada di titik-titik rawan," katanya.

Ia pun mengimbau wisatawan agar tidak bermain air di area yang telah dipasangi bendera merah sebagai tanda larangan. 

Menurut Iptu Anang, titik-titik itu memiliki arus kuat yang berbahaya dan bisa menyeret korban ke tengah laut.

"Di situ terdapat arus kuat yang bisa menyeret orang ke tengah laut, makanya kita pasang bendera sebagai tanda rawan," ucap Iptu Anang.

Baca juga: Menikmati Semilir Angin Laut di Jembatan Cikidang, Ikon Keindahan Pantai Timur Pangandaran

Selain itu, Ia mengingatkan para wisatawan untuk selalu mengawasi anggota keluarga mereka, terutama anak-anak, saat berada di kawasan pantai.

"Apalagi bagi wisatawan yang membawa anak kecil, jangan sampai lengah dalam pengawasan," ujarnya. *

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved