Demo di Jawa Barat

Keluarga Ungkap Kondisi Ojol Korban Demo Jakarta, Moh Umar Patah Tulang dan Luka Parah di Dada

Aisyah menjelaskan, Umar menjadi driver Ojol di Jakarta sudah sekitar 5 tahun.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
m rizal jalaludin/tribun jabar
KELUARGA OJOL - Keluarga Umar di Sukabumi berharap ada keadilan. Umar diketahui merupakan Ojol korban ricuh demo Jakarta. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Moh Umar Amarudin (30 tahun) driver ojek online (Ojol) asal Kampung Sukamukti RT 01/01, Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban kericuhan demo di Petamburan, Jakarta.

Kakak Umar, Siti Nur Aisyah (31) mengatakan, keluarga mendapatkan kabar bahwa Umar mengalami luka di dada hingga patah tangan.

Menurutnya, Umar tidak terlibat dalam demo tersebut.

OJOL SUKABUMI - Keluarga dan kerabat Moh Umar Amirudin, driver ojol yang diduga dikeroyok aparat kepolisian, mendatangani di RS Pelni, Jakarta Barat
OJOL SUKABUMI - Keluarga dan kerabat Moh Umar Amirudin, driver ojol yang diduga dikeroyok aparat kepolisian, mendatangani di RS Pelni, Jakarta Barat (ALFARIZY/TRIBUNNEWS)

Kabar diterima keluarga, Umar saat itu sedang menurunkan penumpang, tiba-tiba diduga ditarik oleh oknum petugas pengamanan demo dan diduga dipukuli.

"Itu dikira ikut demo, padahal lagi nurunin penumpang terus ditarik. Dia kena pukul."

"Bagian rahang geser, terus keretakan di dada, katanya sih tangannya patah," kata Aisyah kepada Tribunjabar.id di Sukabumi, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Ada Bekas Injakan di Kepala Umar, Ojol asal Sukabumi yang Diduga Dikeroyok Aparat saat Demo Ricuh

Aisyah menjelaskan, Umar menjadi driver Ojol di Jakarta sudah sekitar 5 tahun.

Umar tinggal bersama adik bungsunya di sebuah kontrakan di Slipi, Jakarta.

Aisyah mengatakan, keluarga sangat merasa sedih atas kejadian tersebut.

OJOL SUKABUMI - Driver ojek online (ojol), Moh Umar Amirudin, menjadi korban pengeroyokan diduga aparat saat kericuhan pecah di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Umar, ojol asal Sukabumi itu kondisinya mulai sadar meski meringis kesakitan.
OJOL SUKABUMI - Driver ojek online (ojol), Moh Umar Amirudin, menjadi korban pengeroyokan diduga aparat saat kericuhan pecah di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Umar, ojol asal Sukabumi itu kondisinya mulai sadar meski meringis kesakitan. (dok)

Keluarga pun tidak menyangka Umar akan menjadi korban dalam demo itu.

Awalnya, keluarga mendapatkan kabar Umar meninggal dunia terlindas mobil Rantis Brimob.

"Pastinya sedih, soalnya kan pertama dapat kabar itu meninggal, tapi pada kenyataannya itu hanya identitas dia aja yang dipake.

"Belum tahu pasti sih (kondisi terkini Umar), cuman katanya masih nunggu hasil rontgen dari dokter," ucap Aisyah.

Menurut Aisyah, Umar saat ini masih menjalani perawatan di RS Pelni, Jakarta yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Keluarga pun berharap keadilan diberikan kepada Umar.

Ibu dan 10 saudara Umar terlihat harap-harap cemas menunggu kabar kondisi Umar di Jakarta.

"Dia baik. Kami berharap ada keadilan," ucap Aisyah.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved