Sosok Asep Japar Bupati Sukabumi Ditegur Dedi Mulyadi soal Kasus Raya, Ogah Disebut Kecolongan
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menjadi sorotan publik setelah menerima teguran keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Salma Dinda Regina
Dedi mengaku sudah menghubungi dokter yang merawat Raya.
Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan dari dokter, tubuh Raya dipenuhi caing diduga karena lingkungan yang tidak bersih.
Sedangkan ibunya menderita gangguan jiwa dan ayahnya mengidap TBC.
TBC adalah singkatan dari Tuberkulosis, suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang organ lain seperti otak, tulang, dan kelenjar getah bening.
"Saya sudah menelepon dokter yang menanganinya bahwa anak itu memiliki penyakit kalau dalam bahasa kampung cacingan. Ibunya mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ. Dia (Raya) sering dirawat oleh neneknya dan bapaknya mengalami penyakit paru-paru TBC," ujar Dedi.
"Dia sejak balita sering berada di kolong rumah bersama dengan ayam dan kotoran sehingga mungkin dia sering kali tangannya tidak dicuci dan mulutnya kemasukkan cacingan. sehingga menimbulkan cacing yang akut," kata Dedi menambahkan.
Ia menegaskan, Pemprov Jabar akan memberikan sanksi kepada pemerintah desa dan pihak terkait yang dianggap lalai menjalankan fungsi pelayanan dasar, seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pos pelayanan terpadu (posyandu), dan bidan desa.
"Dimungkinkan saya akan memberikan sanksi bagi desa tersebut karena fungsi-fungsi pokok pergerakan PKK nya tidak jalan, fungsi posyandunya tidak berjalan, dan fungsi kebidanannya tidak berjalan. sanksi-sanksi akan kami berikan pada siapa pun dan daerah mana pun yang terbukti tidak memberikan perhatian kepada masyarakat," ujar Dedi.
Baca juga: Respons Dedi Mulyadi setelah Dikritik Warga Jabar soal Lapangan Kerja: Jangan Pilih-pilih
Adapun telah mengirimkan tim untuk mengevakuasi dan merawat keluarga almarhum sebagai upaya menangani keluarga korban.
“Hari ini, kami sudah mengirim tim untuk mengangkut seluruh keluarga tersebut agar keluarganya juga dirawat karena menderita TBC,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dedi berharap kasus Raya menjadi peringatan bagi seluruh aparat pemerintahan di desa untuk lebih aktif melakukan pengecekan kondisi warganya.
“Jangan abai, jangan ribut ketika peristiwanya terjadi. Salam hormat untuk semua, semoga kami bisa bekerja dengan baik,” katanya.
Bupati Sukabumi Ditegur Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi memberikan teguran keras kepada Bupati Sukabumi, Asep Japar yang dianggap abai terhadap warganya.
"Bupati kita tegur, kita tegur keras. Ini tidak boleh lagi seperti itu. Sukabumi itu kan problemnya banyak, infrastrukturnya buruk, kemudian sembilan ribu rumah yang terkena gempa belum terehabilitasi. Ini diperlukan kecekatan Bupati untuk kerja keras, tidak bisa landai lagi," ujar Dedi, Rabu (20/8/2025).
| Gubernur KDM Minta Pabrik Pupuk Kujang Direvitalisasi karena Sudah Terlalu Tua |
|
|---|
| 30 LINK Twibbon Natal 2025 Gratis dan Menarik, Lengkap Cara Menggunakannya |
|
|---|
| 40 Poster Natal 2025 Cocok Buat Ucapan di Story IG hingga WA, Tinggal Download |
|
|---|
| 30 Ucapan Selamat Natal 2025 Bahasa Inggris Menyentuh Hati untuk Keluarga |
|
|---|
| Daftar Usulan UMK 2026 Se-Bandung Raya, Kota Bandung Tertinggi Rp4,7 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kolase-Dedi-mulyadi-dan-bupati-sukabumi.jpg)