Senin, 13 April 2026

Anggota DPRD Indramayu Ingatkan Sebaran Ular yang Dilepas Lucky Hakim Belum Merata

Anggota DPRD Indramayu, Edi Fauzi, langsung mengapresiasi program unik Lucky Hakim melalui program 'Ular Sahabat Tani'.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID,INDRAMAYU - Pemkab Indramayu saat ini tengah fokus untuk membasmi hama tikus yang meresahkan petani.

Bupati Indramayu Lucky Hakim membuat gebrakan unik dengan melepas ular, burung hantu, hingga biawak ke sawah.

Program itu ia beri nama “Ular Sahabat Tani”, hewan-hewan tersebut dilepaskan untuk menjadi predator alami guna memangsa tikus-tikus.

Ular-ular ini di antaranya sudah disebar di wilayah Kecamatan Widasari dan Juntinyuat.

Anggota DPRD Indramayu, Edi Fauzi, langsung mengapresiasi program unik Lucky Hakim tersebut. 

Tapi ia juga mengingatkan bahwa program tersebut belum terlaksana secara merata di Indramayu.

Baca juga: RESPONS Petani Indramayu soal Pelepasan Ribuan Ular Oleh Lucky Hakim untuk Lawan Tikus

Banyak petani di beberapa wilayah lain di Indramayu yang hingga saat ini masih dibuat pusing oleh hama tikus tersebut.

"Saya tanya kan ke perwakilan kelompok tani, malah belum tahu tuh Bupati Lucky sedang melepaskan ular-ular ke sawah atau mungkin ini belum berjalan sampai ke Kecamatan Anjatan,” ujar Edi, Selasa (19/8/2025).

Edi meminta agar program baik ini jangan hanya dijadikan sebagai simbolik saja, tapi harus juga dilaksanakan di setiap desa di Indramayu.

Mengingat, serangan hama tikus ini terjadi merata nyaris di seluruh areal sawah di berbagai wilayah di Indramayu.

Beragam cara pun sebenarnya sudah dilakukan petani untuk membasmi tikus ini, misalnya gropyokan tikus, menggunakan racun, hingga cara yang berbahaya seperti pakai aliran listrik.

Kendati demikian, serangan tikus tetap ada karena populasinya yang sangat banyak.

Baca juga: Update Transfer Persib Bandung, Sudah Follow Agen Persebaya, Grade A Australia Jadi Merapat?

Edi pun mendorong Lucky Hakim bisa menginstruksikan para kepala desa agar mau mengoptimalkan penggunaan Dana Desa 20 persen untuk ketahanan pangan dan membasmi hama.

“Jangan sampai niat baik Bupati Lucky Hakim ini malah tidak didukung oleh kuwu dan stakeholder terkait, sehingga harus ada dukungan semua pihak untuk mengurai dan menuntaskan masalah ketahanan pangan,” ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved