Selasa, 21 April 2026

Kemandirian Energi Ala Dedi Mulyadi, Ubah Kotoran Sapi Jadi Gas Gratis untuk Warga

Di tengah isu kelangkaan energi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) pamer kemandirian pangan dan energi di kediamannya Lembur Pakuan.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
KEMANDIRIAN ENERGI: Dedi Mulyadi saat berada di kediamannya di Lembur Pakuan Subang, Sabtu (3/2/2024). - Di tengah isu kelangkaan energi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) pamer kemandirian pangan dan energi di kediamannya Lembur Pakuan. 

Ringkasan Berita:
  • Ketahanan Pangan: Dedi Mulyadi berhasil mewujudkan kemandirian energi di lingkungan Lembur Pakuan dengan mengolah limbah dari 240 ekor sapi miliknya menjadi biogas
  • Filosofi Kebersihan: KDM menekankan bahwa pengelolaan kandang ternaknya dilakukan dengan standar kebersihan  lingkungan sebagai cerminan nilai ibadah.
  • Dukungan: Dalam kunjungan tokoh organisasi tersebut, KDM memberikan apresiasi atas peran organisasi tersebut dalam bidang dakwah dan pendidikan sejak 1916.

TRIBUNJABAR.ID - Di tengah isu kelangkaan energi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan dan energi di kediamannya, Lembur Pakuan

Hal ini diungkapkan Dedi Mulyadi dalam tayangan terbaru di Youtube Lembur Pakuan, dikutip Tribunjabar.id, Selasa (7/4/2026)

Saat menerima kunjungan dari tokoh-tokoh organisasi Mathla'ul Anwar, KDM memamerkan sistem pengelolaan limbah ternak yang mampu menyuplai kebutuhan gas dapur warga sekitar secara cuma-cuma.

KDM menjelaskan bahwa konsep hidupnya adalah "berlatih tinggal di surga" dengan menjaga keselarasan alam, kebersihan, dan kemandirian.

Baca juga: Siap-siap ke Rumah Dedi Mulyadi, Lembur Pakuan akan Gelar Festival Budaya hingga Sunatan Massal

Di lahan seluas puluhan hektar itu, Dedi Mulyadi mengelola 200 ekor sapi dan ratusan domba Garut dalam lingkungan yang sangat terjaga kebersihannya.

Kemandirian Energi dari Kandang Sapi 

Di kandang sapi tersebut, Dedi Mulyadi menunjukkan inovasi yang paling mencolok yaitu pengolahan kotoran sapi menjadi biogas

Sebanyak 240 ekor sapi jantan miliknya menghasilkan energi yang disalurkan melalui pipa-pipa langsung ke rumah warga.

"Tetangga-tetangga di sini dikasih gas dari sini, biogas dari kotorannya. Kalau gas melon, sudah tidak ada lagi di sini," ujar Dedi Mulyadi sambil menunjukkan api biru yang menyala di salah satu dapur warga.

Dedi Mulyadi menekankan bahwa fasilitas ini diberikan secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan implementasi nyata dari teori kebersihan yang sering dibicarakan.

Baca juga: Sosok Silvi Wanita Cianjur Curhat Jalan Rusak ke Dedi Mulyadi, Ternyata Penyanyi Dangdut D Academy

Sentilan untuk Dunia Pendidikan 

Sambil berkeliling menunjukkan kandang ternaknya yang tidak berbau, Dedi Mulyadi memberikan pesan menohok bagi lembaga pendidikan agama. 

Ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai cerminan nilai-nilai uluhiyah yaitu mengesakan seluruh bentuk ibadah kepada Allah SWT.

"Kasih tahu pesantren, harus belajar kebersihan dari kandang sapi. Jangan sampai kandang sapi lebih bersih dari pesantren, karena di surga itu bersih," tegasnya.

Dukungan untuk Muktamar Mathla'ul Anwar 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved