Reaksi Dedi Mulyadi Lihat Ajang yang Cosplay Mirip Dirinya, Harapkan Produktif Bekerja
Sosok konten kreator bernama Ajang yang menyerupai diri dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan viral di media sosial.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Ringkasan Berita:
- Cosplayer Viral: Konten kreator bernama Ajang viral di TikTok karena aksi cosplay meniru Dedi Mulyadi.
- Respon Dedi Mulyadi: Mengapresiasi kreativitas Ajang yang berpakaian mirip dirinya, tapi berharap melakukan kerja produktif.
- Pesan Inovasi: Dedi Mulyadi mendorong masyarakat untuk kreatif dan inovatif.
TRIBUNJABAR.ID - Sosok konten kreator bernama Ajang yang menyerupai diri dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan viral di media sosial.
Ajang aktif melakukan cosplay atau menyerupai diri dengan gaya berpakaian hingga gerak-gerik Dedi Mulyadi.
Ia kerap membagikan aktivitasnya cosplay menjadi Dedi Mulyadi melalui akun TikTok @ajangsdmreal.
Dalam salah satu videonya yang viral, Ajang terlihat mengunjungi sebuah jembatan dan menyapa beberapa warga sambil berfoto dengan mereka.
Di video lainnya dengan lokasi yang sama, Ajang turut memberikan pesan untuk menjaga bangunan seperti yang biasa dilakukan sang Gubernur.
Bahkan, salah satu videonya sudah dilihat lebih dari 3 juta kali tayangan.
Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi pun menghargai Ajang sebagai konten kreator yang kerap menyerupai dirinya.
Baca juga: Dedi Mulyadi Beberkan Realita Mudik 2026, Libur Angkot Tak 100 Persen Atasi Kemacetan
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kang Ajang, setiap hari berpakaian mirip seperti saya. Terima kasih sudah menjadikan pakaian saya bagian dari pakaian Bapak," ucap Dedi Mulyadi dalam video di akun media sosialnya, Jumat (27/3/2026).
Dedi Mulyadi pun mengetahui bahwa Ajang kerap berkeliling untuk memantau situasi masyarakat di lapangan.
"Kang Ajang ini sering sekali berkeliling di desa, jalan raya, daerah-daerah wisata, produksi pembangunan seperti jalan, jembatan, area wisata, kawasan rest area, dan sejenisnya," ucap dia.
Meski demikian, Dedi Mulyadi berharap bahwa Ajang bisa melakukan kerja-kerja yang lebih produktif.
"Saya harapkan, bukan hanya pakaiannya yang harus sama bila ingin mendukung saya, tetapi juga terus bekerja melakukan produksi yang bisa dilihat oleh masyarakat," kata Dedi Mulyadi.
"Misalnya, menjadi petani, nelayan, pengusaha, karyawan industri, apa pun jenis pekerjaannya yang memiliki nilai produksi dan bisa dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat," sambungnya.
Pasalnya, kata Dedi Mulyadi, butuh masyarakat yang kreatif dan inovatif untuk sama-sama membangun Jawa Barat.
"Apabila ingin Jawa Barat Istimewa, hanya bisa diwujudkan dengan rakyat yang kreatif dan inovatif, tidak suka meminta. Ini yang saya inginkan," tutur Dedi Mulyadi.
| APINDO Puji Langkah Dedi Mulyadi Kirim Siswa Kurang Mampu ke Sekolah Kreatif dan Industri |
|
|---|
| Farhan Akui dan Legawa Disentil KDM Soal 1.500 Penyapu Sampah Tidak Efektif, Ungkap Alasan Sistem |
|
|---|
| Sudah 2 Bulan Tak Gajian, Guru Honorer di Bandung Tagih Dedi Mulyadi: Kami Sangat Dibutuhkan |
|
|---|
| Romli Apresiasi Penghapusan Syarat KTP Pemilik Pertama untuk Bayar Pajak Kendaraan |
|
|---|
| Dua Syarat Bandung Raya Bebas Banjir, Dedi Mulyadi: Lahan 1.000 Hektare dan Dana Rp7 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-ngamuk-proyek-kabel-optik-rusak-trotoar-Pemprov-Jabar.jpg)