Selasa, 21 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Dedi Mulyadi Bikin Kusir dan Tukang Becak di Garut Sumringah, Cairkan Kompensasi Hari Ini

Sebanyak 477 kusir delman dan enam becak mendapatkan kompensasi sebesar Rp 1,4 juta atau Rp 200 perhari selama satu pekan.

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
KOMPENSASI DELMAN - Sebanyak 477 kusir delman dan enam tukang becak mendapatkan kompensasi selama arus mudik lebaran 2026. Penyerahan kompensasi dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Polres Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 477 kusir delman dan enam becak di Garut menerima kompensasi larangan beroperasi saat musim mudik dan arus balik Lebaran 2026.
  • Kompensasi diberikan langsung oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebesar Rp1,4 juta per orang atau Rp200 ribu per hari selama satu pekan.
  • Tahun ini durasi kompensasi lebih singkat dibanding tahun lalu (dua pekan), namun cakupan penerima lebih luas termasuk kusir delman di Bandung, Padalarang, dan Bandung Barat.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ratusan kusir delman di Garut mendapatkan kompensasi larangan narik di musim mudik dan arus balik lebaran 2026.

Penyerahan kompensasi dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di halaman Polres Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026) siang.

Sebanyak 477 kusir delman dan enam becak mendapatkan kompensasi sebesar Rp 1,4 juta atau Rp 200 perhari selama satu pekan.

Saat ditanya mengenai perbedaan durasi dibandingkan tahun lalu yang mencapai dua pekan, sementara tahun ini hanya satu pekan, Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan kebijakan tersebut diambil demi efektivitas.

Baca juga: Pria Difabel Kirim Pesan Terbuka ke Dedi Mulyadi Soal THR yang Dilarang, Diduga Salah Paham

"Ada yang di awal ada yang setelah hari raya, begitu efektivitasnya dan (tahun ini) jangkauannya lebih banyak," ujarnya kepada awak media.

Ia menuturkan, pada tahun ini sejumlah delman yang berada di Kota Bandung juga ikut masuk dalam program tersebut, termasuk yang beroperasi di wilayah Padalarang dan Bandung Barat.

"Jumlahnya lima ribu hampir rata-rata semua 1,4 juta, uangnya sudah masuk," ungkapnya.

KDM menjelaskan bahwa jelang arus mudik dan balik, kondisi jalan provinsi sudah dalam keadaan siap untuk dilalui.

Sama halnya dengan penerapan jalan yang menurutnya secara keseluruhan sudah berfungsi sehingga akan membantu perjalanan dan keselamatan pemudik di jalan.

"Jalur sudah siap jalan provinsi juga sudah bagus kan sudah mulus, bagi kusir delman (yang melanggar) nanti kita akan panggil dan evaluasi di tahun depan," ucapnya.

Iip (65), seorang kusir delman asal Tarogong Kaler, mengaku merasa cukup senang setelah mengetahui dirinya akan menerima kompensasi selama masa larangan beroperasi di jalur mudik.

Ia mengatakan, bantuan tersebut cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama saat dirinya tidak bisa menarik delman selama beberapa hari ke depan.

Menurut Iip, penghasilan yang ia dapatkan dari menarik delman biasanya tidak menentu. Dalam sehari, ia mengaku kadang hanya membawa pulang sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jumlah penumpang.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ubah Mobil Dinasnya Jadi Mobil Ambulans Layani Kesehatan Masyarakat Keliling Daerah

Namun dengan adanya kompensasi sebesar Rp200 ribu per hari, ia merasa pendapatannya selama masa larangan justru lebih pasti.

"Cukup alhamdulilah buat anak istri buat beli baju lebaran dan kebutuhan belanja lebaran," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved