Senin, 8 Juni 2026

Kacau Balau Garut Running Festival

Viral Event Lari Garut Run Fest 2025 Dinilai Kacau dan Mengecewakan, Begini Reaksi Wabup

Gelaran lari bertajuk Garut Run Fest 2025 berjalan kacau dan menuai kritik serta kekecewaan peserta.

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa/Instagram Sekitargarut
EVENT LARI KACAU- Viral gelaran lari bertajuk Garut Run Fest 2025 menuai kekecewaan peserta, kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/12/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gelaran lari bertajuk Garut Run Fest 2025 menuai kritik dan kekecewaan dari peserta, sejumlah pelari mengeluhkan minimnya koordinasi panitia, mulai dari keterlambatan jadwal hingga fasilitas yang tidak sesuai.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/12/2025).

Peserta juga menilai rute perlombaan tidak ditata dengan baik, sehingga beberapa titik menyebabkan pelari kebingungan saat mengambil jalur.

"Banyak sekali kekacauan di jalur, mulai salah jalur karena tidak ada pemandu jadi banyak yang nyasar," ujar Arif (28) salah satu peserta dari Bandung saat dikonfirmasi Tribunjabar.id.

Baca juga: PSSI Awards 2026, Dari 17 Kategori Persib Hanya Diwakili 1 Pemain Kalah dari Pesija

Ia juga menyoroti desain medali yang dinilai tidak sesuai harapan. Panitia event yang juga dinamai Garut Running Festival (GRF) sebelumnya menjanjikan konsep medali dengan huruf-huruf yang akan membentuk kata 'GARUT' jika dikumpulkan dari beberapa event.

Namun, pada pelaksanaan tahun ini ungkapnya, huruf yang seharusnya 'A' justru berbeda dan tidak sesuai konsep awal, sehingga menuai kekecewaan.

"Beberapa peserta sempai protes saat kegiatan usai, kemudian videonya viral, ya memang betul usai kegiatan peserta sempat ngamuk" ucapnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Fitri (26) salah satu pelari asal Kota Tasikmalaya, ia mengaku kecewa atas keterlambatan start pada kategori 9 kilometer dan 21 kilometer.

"Jalur sepi tanpa ada pemandu, hingga banyak yang kesasar, terus tidak tersedia WS (water station) di titik yang seharusnya menjadi lokasi penyediaan air minum untuk peserta," ungkapnya.

Baca juga: Carut Marut Redistribusi Tanah Eks HGU di Pakenjeng Garut Picu Konflik Antar Warga

Komentar peserta yang mengeluhkan pelaksanaan Garut Run Festival tidak hanya ramai dibicarakan di media sosial, tetapi juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

Melalui akun Instagram pribadinya, Putri turut mengungkapkan kekecewaannya atas kegiatan tersebut.

Ia menyebut sudah memberikan dukungan penuh agar kegiatan itu berjalan lancar karena diyakini dapat membantu mempromosikan Kabupaten Garut sebagai destinasi olahraga dan wisata.

"Kalian sudah kusupport untuk kelancaran acara, aku percaya karena bisa bantu promosi Kabupaten Garut. Lalu ini kenapaaa? Jadi nambah lagi PR aku memperbaiki citra Garut sebagai destinasi," tulis Putri Karlina di kolom komentar pada unggahan yang menyoroti kisruhnya event itu.

Atas peristiwa ini, Tribunjabar.id sudah mencoba mengkonfirmasi penyelenggara, Namun hingga Minggu malam panitia belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai keluhan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved