Harga Emas Hari Ini Jumat 8 Mei 2026 di Pegadaian, Antam dan Galeri 24 Naik
Simak fluktuasi atau pergerakan harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian hari ini, Jumat (8/5/2026).
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Simak fluktuasi atau pergerakan harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian hari ini, Jumat (8/5/2026).
Emas merupakan instrumen logam mulia yang difungsikan sebagai aset safe haven atau instrumen aman demi menjaga nilai kekayaan dari inflasi.
Walaupun demikian, harga emas atau XAU/USD di pasar internasional tidaklah statis, namun senantiasa berfluktuasi atau bergerak dinamis akibat berbagai faktor.
Sejumlah faktor yang mendorong perubahan harga emas di antaranya adalah kebijakan ekonomi, kondisi geopolitik global, kurs dolar Amerika Serikat (AS), hingga tingkat permintaan pasar.
Memasuki periode kuartal pertama tahun 2026, harga emas sukses menorehkan rekor sejarah baru dengan menembus angka di atas Rp3 juta per gram.
Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Jumat pagi pukul 07.00 WIB, fluktuasi harga emas harian terpantau bervariasi dari tiga produk yang tersedia.
Untuk gramasi 1 gram, harga emas Antam mengalami kenaikan Rp18.000 dari Rp2.936.000 menjadi Rp2.954.000.
Sementara, harga emas Galeri 24 mengalami kenaikan sebesar Rp11.000 dari Rp2.822.000 menjadi Rp2.833.000.
Baca juga: Ibu Asal Purwakarta Tertipu Skema Pre Order Emas, 73 Orang Rugi Rp8,1 Miliar
Di sisi lain, harga emas UBS mengalami penurunan sebesar Rp2.000 dari Rp2.894.000 menjadi Rp2.892.000.
Berikut adalah daftar harga emas hari ini selengkapnya, dilansir dari laman Sahabat Pegadaian:
Harga Emas Galeri 24
- 0.5 gram Rp1.486.000
- 1 gram Rp2.833.000
- 2 gram Rp5.597.000
- 5 gram Rp13.889.000
- 10 gram Rp27.704.000
- 25 gram Rp68.889.000
- 50 gram Rp137.668.000
- 100 gram Rp275.200.000
- 250 gram Rp686.310.000
- 500 gram Rp1.372.618.000
- 1000 gram Rp2.745.235.000
Harga Emas Antam
- 0.5 gram Rp1.529.000
- 1 gram Rp2.954.000
- 2 gram Rp5.845.000
- 3 gram Rp8.742.000
- 5 gram Rp14.534.000
- 10 gram Rp29.011.000
- 25 gram Rp72.397.000
- 50 gram Rp144.711.000
- 100 gram Rp289.341.000
Harga Emas UBS
- 0.5 gram Rp1.564.000
- 1 gram Rp2.892.000
- 2 gram Rp5.739.000
- 5 gram Rp14.182.000
- 10 gram Rp28.217.000
- 25 gram Rp70.402.000
- 50 gram Rp140.515.000
- 100 gram Rp280.918.000
- 250 gram Rp702.089.000
- 500 gram Rp1.402.528.000
Koreksi Harga Emas Pasca di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran
Pengamat ekonomi memproyeksikan harga emas di tengah gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran.
Dosen sekaligus pengamat ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, mengatakan, koreksi harga emas saat ini seiring adanya gencatan senjata di Timur Tengah merupakan hal yang wajar.
"Sebelumnya harga emas sempat mengalami kenaikan cukup tinggi akibat meningkatnya tensi geopolitik," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Jumat (10/4/2026).
Dia menuturkan, ketika kondisi mulai mereda, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas cenderung menurun, ditambah adanya aksi ambil untung dari investor.
Diketahui, pada Oktober hingga Desember 2025, harga emas bergerak naik secara bertahap dari kisaran Rp2,2 juta menuju Rp2,5 juta per gram.
Memasuki Januari 2026, kenaikan menjadi lebih tajam dengan harga melonjak mendekati Rp3 juta per gram dalam waktu singkat, menandai fase bullish yang dipicu sentimen global dan peningkatan permintaan.
Memasuki Februari hingga Maret 2026, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di kisaran Rp3 juta per gram, namun pergerakannya mulai fluktuatif.
Sementara itu, pada Maret hingga April 2026, harga emas mengalami koreksi dan turun ke kisaran Rp2,7 juta hingga Rp2,85 juta per gram.
Meski demikian, koreksi ini dinilai Rizaldy sebagai penyesuaian wajar setelah lonjakan tajam sebelumnya dan peluang rebound harga emas masih terbuka.
Hal ini karena gencatan senjata yang terjadi saat ini belum tentu bersifat permanen, sehingga ketidakpastian global masih tetap ada.
Baca juga: Inovasi Nellava Bullion Hadirkan Transparansi Harga Emas Berbasis Pasar Global Real-Time
"Selama risiko tersebut belum benar-benar hilang, emas masih akan menjadi pilihan investor untuk menjaga nilai aset," ucapnya.
Rizaldy memproyeksikan, bila ke depan Iran dan Amerika Serikat benar-benar mencapai perdamaian yang stabil, maka harga emas berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut.
"Investor kemungkinan akan mulai beralih ke instrumen yang lebih berisiko seperti saham. Namun penurunan harga emas biasanya tidak terlalu dalam, karena tetap dipengaruhi oleh faktor lain seperti inflasi global dan kebijakan suku bunga," jelasnya.
Dia menambahkan, secara keseluruhan, dalam jangka pendek harga emas cenderung bergerak fluktuatif.
Sebab, dalam jangka menengah masih memiliki potensi untuk kembali menguat, terutama jika ketidakpastian global kembali meningkat.
(Tribunjabar.id/Rheina/Nappisah)
Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.
| Harga Emas Hari Ini Kamis 7 Mei 2026 di Pegadaian Meroket, Antam Rp2,9 Juta, Cek Galeri 24 |
|
|---|
| Ibu Asal Purwakarta Tertipu Skema Pre Order Emas, 73 Orang Rugi Rp8,1 Miliar |
|
|---|
| Inovasi Nellava Bullion Hadirkan Transparansi Harga Emas Berbasis Pasar Global Real-Time |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Selasa 5 Mei 2026 di Pegadaian Turun Tipis, Cek Antam hingga Galeri 24 |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Senin 4 Mei 2026 di Pegadaian Stabil, Antam Masih di Rp2,9 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Emas-dari-Galeri-24.jpg)