Jumat, 29 Mei 2026

Harga Emas Hari Ini Kamis 5 Maret 2026 Antam, Galeri 24 dan UBS Fluktuasi Kembali Turun Harga

Pada Kamis (5/3/2026) pagi, harga emas hari ini fluktuasi kembali melandai, emas Antam, Galeri 24 dan UBS kembali turun harga.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
nappisah/tribunjabar
HARGA EMAS - Seorang petugas memperlihatkan emas loga mulia Galeri 24 Cetakan 5 gram dan 10 gram (arsip). - Pada Kamis (5/3/2026) pagi, harga emas hari ini fluktuasi kembali melandai, emas Antam, Galeri 24 dan UBS kembali turun harga. 

0,5 gram: Rp1.670.000
1 gram: Rp3.091.000
2 gram: Rp6.133.000
5 gram: Rp15.154.000
10 gram: Rp30.150.000
25 gram: Rp75.226.000
50 gram: Rp150.144.000
100 gram: Rp300.169.000
250 gram: Rp750.199.000
500 gram: Rp1.498.637.000

Baca juga: Dampak Perang Iran Bagi Indonesia, Pengamat: Ekonomi Terancam, Jalur Minyak Terganggu

Konflik Geopolitik Diprediksi Picu Kenaikan Harga Emas

Ketegangan geopolitik global yang dipicu perang antara Amerika Serikat (AS) - Israel dengan Iran di Timur Tengah yang terjadi belakangan ini berpotensi memicu kenaikan harga emas dunia.

Dosen sekaligus pengamat ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, menjelaskan bahwa dalam situasi perang atau konflik, investor cenderung memindahkan dananya ke emas karena dianggap sebagai aset aman (safe haven).

Aset aman atau safe haven adalah aset yang dianggap relatif aman dan cenderung bertahan atau naik nilainya saat kondisi ekonomi atau politik sedang tidak stabil.

“Dalam kondisi ketidakpastian seperti perang, investor biasanya mencari aset yang relatif aman. Emas menjadi pilihan sehingga harganya terdorong naik signifikan,” ujarnya, Selasa (4/3/2026).

Ia menyebut, saat ini emas sedang mengalami reli besar atau kenaikan tajam dalam waktu relatif singkat. Bahkan, harga emas dunia sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah di pasar global.

Dia memproyeksikan, harga emas berpotensi menembus 5.000 hingga 6.300 dolar AS per ounce pada akhir 2026 jika konflik berkepanjangan.

Sebagai gambaran, 1 ounce setara sekitar 31,1 gram. 

Jika harga emas mencapai 5.000 dolar AS per ounce, maka per gramnya sekitar 160 dolar AS.

Apabila dikonversikan ke rupiah, misalnya dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS, maka harganya sekitar Rp2,5 juta per gram.

"Artinya, untuk emas batangan 10 gram bisa berada di kisaran Rp 25 juta. Jika harga global mencapai 6.000 dolar AS per ounce, nilainya bisa lebih tinggi lagi." 

Rizaldy menambahkan, dalam beberapa skenario ekstrem dan jika nilai tukar rupiah melemah, harga emas domestik berpotensi melonjak lebih tinggi.

Meski proyeksinya cukup optimistis, ia mengingatkan bahwa kenaikan harga emas tidak selalu berlangsung lurus tanpa hambatan.

“Jika tensi geopolitik berkepanjangan dan dolar relatif melemah, harga emas bisa melanjutkan kenaikan ke level psikologis baru. Namun pergerakannya tidak selalu linear dan tetap berisiko koreksi,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved