Minggu, 31 Mei 2026

Tata Cara Salat Gerhana Bulan Total Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doanya

Inilah tata cara salat gerhana bulan total 2 rakaat dikerjakan jemaah maupun sendiri, lengkap dengan bacaan niat salat gerhana dan bacaan doanya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Canva
GERHANA BULAN TOTAL: Ilustrasi seseorang mempraktekan tata cara salat gerhana yang bisa dilakukan saat Gerhana Bulan Total pada Selasa (8/11/2022). - Gerhana Bulan Total ini akan terjadi pada Selasa 3 Maret 2026, saat gerhana bulan terjadi umat muslim dianjurkan melaksanakan salat gerhana bulan atau disebut salat khusuf. Berikut inilah tata cara salat gerhana bulan total 2 rakaat lengkap dengan bacaan niat salat gerhana dan bacaan doanya. 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah tata cara salat gerhana bulan total lengkap dengan bacaan niat salat dan bacaan doanya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gerhana Bulan Total (GBT) ini dapat disaksikan secara langsung dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.
 
Fenomena astronomi, Gerhana Bulan Total ini akan terjadi pada Selasa 3 Maret 2026.

Hal yang membuat Gerhana Bulan Total 2026 ini istimewa karena terjadi bersamaan dengan puasa Ramadhan 2026 yang dilaksanakan umat Muslim.
 
Selain itu, fase puncak Gerhana Bulan Total ini akan terjadi setelah umat muslim berbuka puasa pada pukul 18.33.39 WIB.

Baca juga: Fenomena Langit Gerhana Bulan Total Terjadi Besok 3 Maret 2026, Bisa Disaksikan di Jawa Barat

Umat muslim meyakini gerhana merupakan bagian dari bukti dan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Oleh karena itu dalam syariatnya, saat terjadi Gerhana Bulan, umat muslim dianjurkan melaksanakan salat gerhana bulan atau disebut salat khusuf.

Salat ini sunnah dilakukan secara berjamaah di masjid, namun boleh juga dilakukan sendiri.

Berikut simak bacaan niat dan tata cara salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf)

Perlu diketahui, salat Gerhana memiliki ciri khas yaitu 2 rakaat, 4 kali ruku, dan 4 kali berdiri (Al-Fatihah).

Bacaan Niat Salat Gerhana Bulan

Bacaan niat salat gerhana bulan sebagai Imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً لله تَعَالَى

Usholli sunnat khusuufi rok'ataini imaamal lillaahi ta'aalaa

Artinya: Aku niat salat gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala.
 
Bacaan niat salat gerhana bulan sebagai Makmum:
 
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى

Usholli sunnah khusuufi rok'ataini ma'muumal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat salat gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

Bacaan niat salat gerhana bulan sendiri di rumah:
 
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Usholli sunnah khusuufi rok'ataini lillahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat salat gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Jadwal dan Waktu Lihat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Kota Bandung

Tata Cara Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf)

Rakaat Pertama:

  • Membaca niat salat gerhana di dalam hati
  • Takbiratul Ihram, sebagaimana salat biasa.
  • Membaca Doa Iftitah dan Al-Fatihah dilanjutkan surat yang panjang (disunnahkan suara lantang/jahr).
  • Ruku' (disunnahkan lama).
  • Bangkit (Iktidal), namun tidak sujud, melainkan kembali membaca Al-Fatihah dan surat yang lebih pendek dari sebelumnya.
  • Ruku' kembali (kedua kali) yang durasinya lebih pendek dari ruku' pertama.
  • Iktidal kedua, baru kemudian Sujud (dua kali sujud seperti salat biasa).

Rakaat Kedua: 

  • Bangkit untuk rakaat kedua, ulangi pola yang sama: Dua kali membaca Al-Fatihah dan dua kali ruku'.
  • Diakhiri dengan Tasyahud Akhir dan Salam.

Setelah Salat jika berjemaah, Imam disunnahkan menyampaikan Khutbah singkat yang berisi ajakan untuk bertobat, bersedekah, dan memperbanyak zikir.

Bacaan Doa Gerhana Bulan

Berikut ini doa gerhana bulan yang dapat dibaca.

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana ma khalaqta hadzabaṭila, subhanaka fa qina 'azabannar

Artinya: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan alam ni dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Ali 'Imran: 191).

Ketika terjadi gerhana baik matahari atau bulan, dianjurkan juga memperbanyak bacaan zikir, taubat, sedekah dan amalan kebaikan lainnya, sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Berikut zikir dan doa ketika gerhana bulan lainnya yang dapat dibaca.

Di antaranya berupa takbir, tasbih, tahlil dan tahmid.

Istighfar 

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullaahal ‘azhiim
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Takbir

 اللهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar
Artinya: “Allah Maha Besar”

Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ

“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.”
Artinya: “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar.”

Namun, Anda juga bisa menambahkan bacaan zikir tersebut sebagai berikut.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ  وَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ.

Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, walahaula wala quwwata illa billahil aliyil adzim

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji hanya bagi Allah,  tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , Allah Maha Besar, tidak ada daya dan tidak pula kekuatan kecuali karena Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”
 
Sahabat muslim juga bisa membaca doa memuji Allah SWT sebagaimana tertuang dalam Al Quran Surat Al-Hasyr ayat 24.

هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

Artinya: "Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana."

Demikian, itulah beberapa doa ketika melihat gerhana bulan.

Sebenarnya doa dan bacaan zikir tersebut merupakan doa harian.

Baca juga: 6 Hikmah Zakat Fitrah Menurut Islam Berikut Dalil dan Keutamaannya yang Harus Diketahui Muslim

Gerhana Bulan Menurut Islam

Dalam Islam, fenomena langit Gerhana Bulan Total ini diyakini sebagai satu di antara bukti dan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran dalam Surat Fussilat: 37.

وَمِنْ ءَايَٰتِهِ ٱلَّيْلُ وَٱلنَّهَارُ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا۟ لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ ٱلَّذِى خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah”

Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadis bahwa saat sedang gerhana dianjurkan untuk salat khusuf, berdoa, bertakbir dan bersedekah.


Dalam hadis tersebut juga Rasulullah SAW menegaskan bahwa gerhana tidak tidak ada hubungannya dengan nasib buruk atau kematian seseorang.

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah salat, dan bersedekahlah." (HR. Bukhari & Muslim)

Oleh karena itu sudah lazim bagi umat muslim ketika gerhana bulan terjadi dimaknai sebagai pengingat pada Sang Maha Kuasa.

Hikmah Salat Gerhana

* Muhasabah (Introspeksi Diri): Menyadari betapa kecilnya manusia di hadapan keteraturan alam semesta yang diatur Allah SWT.

* Menghilangkan Khurafat: Menghapus kepercayaan takhayul bahwa gerhana adalah tanda bencana atau kematian tokoh besar.

* Peringatan akan Hari Kiamat: Gerhana mengingatkan kita pada peristiwa besar di hari akhir saat benda langit kehilangan cahayanya.

* Meningkatkan Ketakwaan: Mengubah rasa takut terhadap fenomena alam menjadi bentuk ketaatan (ibadah).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved