Pabrik Briket di Cirebon Terbakar Hebat, Petugas Berjibaku Padamkan Api hingga 6 Jam
Kobaran api membesar dan membuat petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman hingga lebih dari enam jam.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Kebakaran pabrik briket terjadi di Palimanan Barat, Cirebon, Minggu (17/5/2026) dini hari, bermula dari ruang oven produksi.
- Api cepat membesar, membuat petugas Damkar berjibaku lebih dari enam jam hingga pukul 06.16 WIB, dilanjut pendinginan sampai 07.03 WIB.
- Karyawan pabrik sempat memotong gembok pintu oven dan mencoba memadamkan api dengan APAR, namun kobaran semakin besar.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepulan asap tiba-tiba muncul dari balik ruang oven di sebuah pabrik briket batu bara di Blok Pejagan Asem, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Minggu (17/5/2026) dini hari.
Tak lama kemudian, kobaran api membesar dan membuat petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman hingga lebih dari enam jam.
Di tengah gelapnya malam, suara mesin armada pemadam memecah suasana kawasan industri Palimanan.
Petugas Damkar dengan helm merah dan putih tampak keluar masuk bangunan yang dipenuhi asap tebal sambil membawa selang bertekanan tinggi.
Kabid Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 00.57 WIB.
Baca juga: Oli Bekas dan Thinner Picu Kebakaran Bengkel di Kedawung Cirebon, Warga Panik Padamkan Api
“Damkar Wilayah Sektor Palimanan menerima laporan kebakaran pabrik pembuatan briket di Palimanan Barat. Menanggapi laporan tersebut, Regu III Damkar Wilayah Sektor Palimanan langsung menuju lokasi,” ujar Eno melalui keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2026).
Petugas berangkat lima menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.11 WIB.
Saat itu, api disebut sudah terlihat besar dari area oven produksi.
Menurut keterangan karyawan yang berjaga malam, awal kebakaran diketahui sekitar pukul 00.30 WIB.
Asap pertama kali terlihat muncul dari belakang ruang oven di sisi utara bangunan induk.
“Dari celah pintu oven terlihat bara api, tetapi pintu ruangan oven belum dapat dibuka karena masih terkunci gembok,” ucapnya.
Dalam kondisi panik, karyawan akhirnya memotong gembok menggunakan gerinda.
Namun saat pintu berhasil dibuka, kobaran api justru membesar dan melahap bagian dalam ruangan oven.
Karyawan sempat berusaha memadamkan api menggunakan APAR sebelum akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati api terus membesar dan berpotensi merambat ke bangunan lain di sekitar area industri.
Untuk mengantisipasi hal itu, Damkar Palimanan meminta bantuan tambahan armada dari Sektor Weru, Sumber dan Arjawinangun.
Asap pekat memenuhi area gudang saat petugas mulai melakukan penyisiran.
Sorot lampu senter terlihat menembus kepulan asap yang menggantung di dalam bangunan.
Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan petugas, sejumlah anggota Damkar tampak membungkuk di antara tumpukan briket sambil menyemprotkan air ke titik api yang masih membara.
Baca juga: Gerai GiggleBox Cihampelas Walk Bandung Tutup Sementara Usai Alami Kebakaran
Uap air bercampur asap terus membubung selama proses pendinginan berlangsung.
“Pemadaman dilakukan dengan cara mengurai atau membongkar tumpukan rak yang berisi briket satu per satu agar air tidak terhalangi saat pemadaman,” jelas dia.
Tumpukan rak berisi briket itu memiliki tinggi sekitar dua meter dengan lebar satu meter dan tersusun berjajar di dalam gudang.
Proses pembongkaran dilakukan manual agar api di bagian dalam tidak terus menyala.
Tak hanya menghadapi panas dan asap, petugas juga terkendala sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Meski demikian, empat unit pancar tetap dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid PPSP didampingi Kasi PPE serta para Dansek Damkar Palimanan, Weru dan Arjawinangun.
Setelah berjibaku selama sekitar enam jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.16 WIB.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.03 WIB untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.
Dalam kejadian tersebut, sekitar empat ton bahan baku briket batu bara dilaporkan terbakar.
Luas area yang terdampak mencapai sekitar 48 meter persegi, sementara area seluas 1.752 meter persegi berhasil diselamatkan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.
Setelah dilakukan pengecekan ulang, lokasi dinyatakan aman dan seluruh personel kembali ke sektor masing-masing untuk melanjutkan tugas.
| Oli Bekas dan Thinner Picu Kebakaran Bengkel di Kedawung Cirebon, Warga Panik Padamkan Api |
|
|---|
| Industri Kecil Menengah di Kabupaten Cirebon Berkembang Pesat, Kini Jadi Penopang Ribuan Pekerja |
|
|---|
| Potret Pilu di Desa Beringin: Hidup di Rumah Miring, Menunggu Bantuan yang Tak Kunjung Datang |
|
|---|
| Gerai GiggleBox Cihampelas Walk Bandung Tutup Sementara Usai Alami Kebakaran |
|
|---|
| Warga Astanajapura Cirebon Serbu Kantor Kecamatan Protes Jalan Rusak, Ancam Aksi Jilid II |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kebakaran-pabrik-briket-batu-bara-di-CIrebon.jpg)