Rabu, 22 April 2026

Puluhan Rumah di Sindangbarang Cianjur Terendam Banjir, Motor hingga Perabot Terbawa Arus

Sejumlah warga yang terdampak banjir terpaksa harus diungsikan ke rumah kerabat dan keluarga serta tempat yang tak terdampak

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
istimewa/ dok camat Sindangbarang
DESA TERENDAM BANJIR - Puluhan rumah di dua desa di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur dilaporkan terendam banjir, akibat hujan deras yang turun di wilayah tersebut, Selasa (29/7/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Puluhan rumah di dua desa di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan terendam banjir akibat hujan deras yang turun diwilayah tersebut.

Puluhan rumah tersebut terendam banjir setelah aliran Sungai Cimapag meluap, setelah hujan deras turun diwilayah tersebut sejak Minggu (27/7/2025) hingga Senin (28/7/2025) malam.

Camat Sindangbarang Ai Poetra mengatakan, puluhan rumah yang terendam banjir hampir setinggi setengah meter tersebut berada di Desa Kertamukti dan Kertasari.

Baca juga: Sudah 178 Orang Tewas dalam Bencana Banjir di Pakistan, Separuhnya Anak-anak

"Hingga saat ini jumlah rumah terdampak banjir masih dilakukan pendataan petugas desa dan kecamatan di lapangan," katanya saat dihubungi, Selasa (28/7/2025).

Sementara, lanjut dia, sejumlah warga yang terdampak banjir terpaksa harus diungsikan ke rumah kerabat dan keluarga serta tempat yang tak terdampak.

"Saat ini banjir sudah surut kembali, tapi kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak kembali apabila hujan deras kembali turun, terutama rumah yang kondisinya rusak berat," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Kertamukti Budiawan mengatakan, dua rumah panggung yang berada dibantaran sungai Cimapag hanyut dan terbawa banjir.

"Tak hanya rumah, motor dan sejumlah peralatan rumah tangga pun juga ikut terbawa arus banjir. Namin tidak ada korban atau warga yang dilaporkan hilang," kata dia.

Selain itu, ia mengatakan, banjir akibat meluapnya aliran Sungai Cipamag juga membuat jembatan penghubung Desa Kertamukti dan Kertasari rusak.

Baca juga: BPBD Kota Bandung Resmi Terbentuk, Mitigasi Banjir hingga Ancaman Sesar Lembang Jadi Fokus Utama

"Bagian pondasi dan badan jembatan terkikis arus sungai hingga tidak bisa dilintasi mobil. Saat ini hanya motor saja yang bisa melintas," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved