Selasa, 12 Mei 2026

Misi Selesai, Dua Nelayan yang Perahunya Terbalik di Perairan Cidaun Cianjur Sudah Ditemukan

 Angga (19) nelayan yang hilang di perairan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah ditemukan. Artinya, misi tim SAR gabungan sudah selesai.

Tayang:
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Dok. SAR Cianjur
EVAKUASI ANGGA - Petugas mengevakuasi jasad Angga nelayan yang tenggelam di perairan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jumat (19/9/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Angga (19) nelayan yang hilang di perairan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah ditemukan. Artinya, misi tim SAR gabungan sudah selesai.

Jasad Haikal ditemukan 8 kilometer dari lokasi dilaporkan hilang pada Rabu (17/9/2025).

"Pada hari ketiga proses pencarian, korban kedua yaitu Angga, jenazahnya ditemukan sekitar pukul 09.40 WIB, tadi," kata Kanit SAR Cianjur, M Andhika, saat dihubungi,  Jumat (19/9/2025).

Dia mengatakan, jasad Angga ditemukan di sekitar bibir Pantai Tambak Piring. Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di  Kampung Jengkol Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur.

Andhika mengatakan, operasi SAR terhadap dua orang nelayan yang hilang telah dihentikan.

"Berdasarkan keterangan yang kami dapat, kedua nelayan itu hilang akibat mesin perahunya bermasalah. Sehingga terbawa arus dan terbalik," katanya.

Baca juga: Pemprov Jabar Sudah Bergerak, Identifikasi Penyebab Keracunan Akibat MBG di Garut dan Cianjur

Dalam upaya proses pencarian terhadap dua orang nelayan tersebut, tim SAR gabungan terkendala dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

"Operasi SAR laka laut ini melibatkan 33 personel gabungan," katanya.

Sebelumnya, satu nelayan lainnya, Haikal (19), juga ditemukan meninggal dunia pada Kamis (18/9).

Dua nelayan ini melaut menaiki perahu dengan nama lambung Elang Samudra. Mereka melaut sejak Rabu (17/9/2025) dini hari.

Baca juga: Satu Nelayan yang Hilang di Perairan Cikole Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

"Kedua nelayan tersebut dilaporkan hilang setelah salah satu korban menghubungi kerabatnya, dan memberitahu mesin perahu mati pada Rabu (17/9/2025) siang, di sekitar perairan Cikole," kata Andhika.

Ia mengatakan, masyarakat dan nelayan pun berusaha mencari kedua korban ke titik terakhir mesin perahu laporkan mati.

"Setelah beberapa jam dilakukan pencarian perahu yang dinaiki kedua nelayan tersebut ditemukan terdampar dalam keadaan terbalik di Pantai Cikole," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved