Viral Dugaan Pungli, Pemprov Jabar Akan Siapkan APILL di Jembatan Cirahong Ciamis
Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat
- Pemprov Jabar siapkan solusi berupa pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk mengatur arus kendaraan
- Dedi Mulyadi sebut Jembatan Cirahong adalah jembatan legendaris milik PT Kereta Api Indonesia yang telah diperbaiki oleh Pemprov Jabar
- Perbaikan lantai jembatan telah dilakukan dengan anggaran sekitar Rp1 miliar sehingga kini layak dilintasi masyarakat
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Setelah aktivitas penjagaan di jembatan tersebut dihentikan, Pemprov Jabar menyiapkan solusi berupa pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk mengatur arus kendaraan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui media sosialnya turut menyoroti persoalan tersebut melalui media sosialnya.
Ia menegaskan bahwa Jembatan Cirahong merupakan jembatan legendaris milik PT Kereta Api Indonesia yang sebelumnya telah diperbaiki oleh Pemprov Jabar.
Menurutnya, perbaikan lantai jembatan telah dilakukan dengan anggaran sekitar Rp1 miliar sehingga kini layak dilintasi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat akan memasang APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) di Jembatan Cirahong dalam waktu dekat.
Baca juga: BREAKING NEWS: Berlaku Mulai Hari Ini, Bayar Pajak Motor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
Perwakilan UPTD PPP LLAJ Wilayah III Dishub Jabar, Acep Indragunawan, mengatakan pemasangan APILL merupakan instruksi langsung dari gubernur.
“Sesuai arahan Pak Gubernur, bulan ini APILL di Jembatan Cirahong harus sudah terpasang,” ujarnya saat meninjau lokasi, Minggu (5/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan APILL nantinya akan menggantikan peran petugas yang sebelumnya mengatur arus kendaraan di jembatan penghubung Ciamis–Tasikmalaya tersebut.
“Nantinya APILL ini akan mengatur arus kendaraan dari dua arah, baik dari Ciamis ke Tasikmalaya maupun sebaliknya,” jelasnya.
Selain itu, Dishub Jabar juga berencana menambahkan marka jalan guna membuat antrean kendaraan lebih tertib dan teratur.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan survei teknis untuk menentukan sistem pengaturan lalu lintas, termasuk durasi lampu dari masing-masing arah.
“Besok kami mulai survei untuk menghitung waktu tempuh dan pola antrean kendaraan. Setelah itu akan segera dilakukan pemasangan,” katanya.
Namun demikian, rencana tersebut masih menunggu kajian teknis lebih lanjut.
Baca juga: Harga Gas Meloin 3Kg Naik , Warga di Sukabumi Pontang-panting Kesulitan Cari Stok di Pengecer
| Pedagang di Pasar Ciamis Berbulan-bulan Tak Dapat Pasokan Minyakita padahal Masih Dicari Warga |
|
|---|
| Pemprov Jabar Raih WTP 15 Kali Beruntun, BPK Puji Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah |
|
|---|
| Lelang Proyek Infrastruktur Pemprov Jabar Sempat Sepi Peminat Akibat Rupiah Melemah |
|
|---|
| Buntut 7 Motor Hilang di Tau Tau Festival, Dishub Bandung: Panitia Ternyata Tak Punya Izin Parkir |
|
|---|
| Niat Tukang Gorengan Loncat di Jembatan Cirahong Tasikmalaya Urung Berkat Aksi Gercep Seorang Pemuda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pengendara-motor-melintas-di-Jembatan-Cirahong.jpg)