Jalan Desa di Sukahaji Ciamis Tergerus Longsor, 2 Rumah Terancam, Kendaraan Roda 4 Tak Bisa Lewat
Selain mengancam permukiman warga, longsor juga berdampak pada akses jalan desa yang untuk sementara ditutup bagi kendaraan roda empat
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Minggu (22/2/2026), mengakibatkan lonsgor.
- Selain mengancam permukiman warga, longsor juga berdampak pada akses jalan desa yang untuk sementara ditutup bagi kendaraan roda empat
- Hujan deras yang mengguyur wilayah Cihaurbeuti sejak siang hari kemarin menjadi pemicu utama terjadinya pergerakan tanah di lokasi kejadian.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, mengakibatkan jalan di Dusun Cikadongdong, Desa Sukahaji mengalami longsor.
Longsor terjadi di pinggir jalan desa dengan panjang material kurang lebih 20 meter dan tinggi tebing sekitar 30 meter.
Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga dilaporkan dalam kondisi terancam.
Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Andong dan Becak Jadi Trouble Spot, Sejumlah Spot Rawan Longsor di Jalur Selatan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun ada dua rumah warga yang terancam, yakni milik Bapak Akoh dan Ibu Daliah. Saat ini kami terus melakukan pemantauan di lokasi,” ujar Ani saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026) pagi.
Selain mengancam permukiman warga, longsor juga berdampak pada akses jalan desa yang untuk sementara ditutup bagi kendaraan roda empat demi menghindari risiko kecelakaan maupun longsor susulan.
Menurut Ani, hujan deras yang mengguyur wilayah Cihaurbeuti sejak siang hari kemarin menjadi pemicu utama terjadinya pergerakan tanah di lokasi kejadian.
Petugas gabungan dari unsur Pemerintah Kecamatan Cihaurbeuti, Pemerintah Desa Sukahaji, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, serta masyarakat setempat telah melakukan gotong royong membersihkan material longsor.
BPBD Kabupaten Ciamis juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Adapun taksiran kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Baca juga: Munggahan di Rumah Baru: Korban Longsor Arjasari Resmi Terima Sertifikat Hak Milik
Tadi malam, di lokasi longsor, petugas BPBD dan warga setempat juga telah memberi tanda bahwa jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat
Hingga pagi ini, kondisi jalan masih ditutup untuk kendaraan roda empat sambil menunggu penanganan lanjutan.(*)
| Hujan Deras, Longsor Sempat Blokir Jalan Penghubung Desa di Kertasari Bandung |
|
|---|
| Ciamis Prioritaskan Perbaikan 33 Sekolah Rusak Berat meski APBD Terbatas, Tak Boleh Pakai Dana BOS |
|
|---|
| Diguyur Hujan Deras, Tasikmalaya Dikepung Pohon Tumbang, Rumah Roboh, hingga Sambaran Petir |
|
|---|
| Waspada! Sumedang Diguyur Hujan Deras dan Petir Sore Ini, Jarak Pandang Terbatas Hanya 20 Meter |
|
|---|
| Bandung Diguyur Hujan Es! BMKG Ungkap Penyebabnya: Awan Cumulonimbus Masif di Masa Peralihan Musim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/longsor-di-sukahaji-ciamis.jpg)